
Samarinda, Jurnalkaltim.com – Jiwa nasionalisme harus tetap dipupuk kepada seluruh penerus bangsa di negeri ini. Maka untuk membantu penanaman itu, ia mengatakan kegiatan rutinan Sosbang. Berbagai pemuda daerah ia untuk di acara itu agar jiwa nasionalismenya tinggi.
Kegiatan Sosbang Rutin Dilakukan oleh Jahidin
Jiwa kebangsaan setiap generasi harus dilatih dan dijaga khususnya bagi mereka yang masih muda. Tujuannya agar mereka mengenal negeri ini untuk kemudian berbuat demi kemajuan Indonesia kedepan.
Tugas mulia itu yang kemudian ditanamkan oleh Anggota DPRD Kalimantan Timur, Jahidin ke semua pemuda. Dalam kesempatan tersebut ia mengajak pemuda sekitar untuk ikut dalam kegiatan Sosbang. Adapun pemuda yang diajak berasal dari Jalan Elang Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda.

Dalam kegiatan itu, ia mengajak dan terus menanamkan jiwa nasionalisme agar terus melekat di hati para pemuda.
“Ini kegiatan rutin DPRD Kaltim, yang diatur berdasarkan agenda BANMUS dan memang ini wajib untuk kita tindak lanjuti,” ujarnya
Untuk Penanaman Jiwa Nasionalisme, Ini Pesan Jahidin di Acara Rutinan Dewan
Di acara rutinan dewan atau sosbang, Jahidin banyak menyampaikan berbagai pesan. Pada kesempatan itu, ia berpesan kepada pemuda untuk tidak terpengaruh dengan berita yang terkadang tidak jelas di media sosial.
Menurutnya, informasi atau data di media sosial itu tingkat kebenarannya sangat rendah dan kurang akurat. Maka ia meminta setiap informasi yang masuk harus dianalisis terlebih dahulu tingkat kebenarannya.
“Jadi kegiatan ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat khususnya generasi muda untuk tidak menelan bulat-bulat informasi yang didapat dari media sosial yang kurang bisa kita pastikan kebenarannya, serta dapat berisi berita hoax, juga berisi radikalisme. Itu kita tidak mau terjadi dengan anak muda kita,” ungkap Jahidin.
Pesan ini ia sampaikan karena banyak beberapa pihak yang memanfaatkan media sosial untuk menghancurkan martabat orang lain. Menurutnya, bangsa yang punya jiwa nasionalisme tinggi tidak akan melakukan tindakan itu. Bahkan sebaliknya, ia akan memberikan informasi yang bisa membuat masyarakat lain terus mencintai negerinya.
Bukan hanya itu, ia juga meminta beberapa pihak untuk tidak salah paham terkait rutinan tersebut. Ia sampaikan bahwa acara ini murni untuk penanaman jiwa nasionalisme. Ini disampaikan untuk meluruskan tuduhan dimana didalamnya ada ajakan terkait pemilihan DPRD nantinya. Di dalam acara itu, ia sama sekali tidak membawa atribut partai manapun.
“Apalagi start kampanye, karena ini kita menjaga agar jangan sampai kita ditegur Bawaslu. Sebagai anggota DPRD yang benar harus memberikan contoh yang terbaik,” kata Jahidin.
Menurutnya mengkampanyekan salah satu calon di masa-masa sekarang masih belum diperbolehkan. Sebab jika ada calon legislatif yang sudah melakukan tindakan itu termasuk melanggar aturan yang ditetapkan pemerintah.
“Jadi seluruh anggota dewan tidak diperbolehkan untuk start kampanye duluan dan memanfaatkan kegiatan rutin ini, jadi kalau ada yang melakukan itu kembali ke individual,” ujarnya
Lalu di rutinan itu, ia banyak menyampaikan jika orang yang punya jiwa nasionalisme akan memahami ideologi dasar negara. Jahidin menyampaikan jika UUD 1945 adalah konstitusi suatu negara dan pancasila adalah ajaran lengkapnya. Lalu NKRI termasuk bentuk dari suatu negara dan Bhineka Tunggal Ika adalah semboyan suatu negara.
Lalu Jahidin juga menyampaikan jika setiap warga juga perlu memahami falsafah dari suatu negara. Pemahaman akan hal ini erat hubungannya dengan jiwa nasionalisme dan harus dimiliki oleh setiap warga
Kemudian ia juga menambahkan jika jiwa nasionalisme sudah tinggi maka setiap warganya akan aman dan terus bersatu. Maka Jahidin meminta untuk terus berjuang dengan mengagungkan perasaan itu agar NKRI semakin tegak. Selain itu, ia ingin kegiatan ini dilakukan secara masif di setiap tempat agar setiap orang bisa saling memupuk persaudaraan dan persatuan. (CIN/ADV/DPRDKALTIM)

