25 C
Samarinda
Kalimantan TimurPemprov Berharap Besar Kontribusi LPM dalam Puncak BBGRM ke XX

Pemprov Berharap Besar Kontribusi LPM dalam Puncak BBGRM ke XX

iklan dpmpd kaltim

Kutai Kartanegara, JURNALKALTIM.com – Pada acara puncak peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Kaltim yang ke XX (BBGRM ke XX), Dalam upaya untuk mencapai kesuksesan dalam pembangunan daerah, Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Akmal Malik, menyampaikan bahwa Pemprov Kaltim sangat mengharapkan kontribusi yang penting dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). 

Pentingnya Pengawasan Dana Publik

Sebagai informasi, perayaan puncak BBGRM ke XX tersebut diadakan di Desa Batu-Batu, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara. Dalam momen tersebut Akmal juga menuturkan bahwa setiap dana publik yang digunakan dan dirasakan oleh masyarakat harus dapat diawasi dengan baik. Pasalnya, hal ini penting untuk dilakukan agar dana tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pembangunan di tingkat desa dan kelurahan. 

“Kami berharap LPM dapat ikut serta memastikan bahwa setiap rupiah uang negara yang digunakan dapat dirasakan oleh masyarakat. Ini dilakukan dengan melakukan pengawasan yang ketat agar dana yang tersedia dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk pembangunan di tingkat desa dan kelurahan,” ujar Akmal saat memberikan sambutannya pada acara puncak BBGRM ke XX tersebut.

Tidak hanya itu, Akmal juga berharap agar LPM dapat menjadi sebuah badan yang mampu menjalankan kontrol sosial dan juga pembangunan di daerah masing-masing. Keseluruhan nilai tersebut menurut Akmal penting agar budaya gotong royong dapat tetap hidup di tengah-tengah kehidupan masyarakat, terutama yang berada di wilayah Provinsi Kalimantan Timur.

Imbau Jadikan BBGRM ke XX Momen Introspeksi

Lebih lanjut Akmal juga berharap bahwa peringatan BBGRM ke XX dapat menjadi momentum untuk melakukan introspeksi diri terkait peran LPM dalam mendukung pembangunan. Selain itu, ia juga berharap bahwa acara ini dapat menjadi wadah diskusi bersama bagi para LPM yang hadir, untuk berbagi pengalaman dan pemahaman yang lebih baik dalam upaya membangun desa agar menjadi lebih baik.

Acara BBGRM ke XX ini sendiri, sejatinya diselenggarakan sesuai dengan amanat Permendagri 42/2005 tentang pelaksanaan gotong royong. Pasalnya gotong royong, selain menjadi falsafah kehidupan bagi masyarakat Indonesia, juga telah dilakukan turun temurun sebagai bentuk kebersamaan dan saling membantu sesama. Sehingga, penting untuk merangkul para LPM dalam kegiatan semacam ini untuk menumbuhkan kesadaran di tengah masyarakat.

Di sisi lain, Akmal merasa bahagia dapat menghadiri puncak peringatan BBGRM ke XX. Karena, kegiatan ini menghidupkan kembali kenangan saat ia pernah menjadi Penjabat Kepala Desa pada periode tahun 1994-1996. “Oleh karena itu, gotong royong adalah sesuatu yang sangat penting dan harus terus diwariskan. Peringatan BBGRM ke XX ini adalah salah satu cara untuk mewujudkannya,” katanya.

Kunjungan Pj Gubernur Jadi Motivasi

bbgrm
Pemprov Berharap Besar Kontribusi LPM dalam Puncak BBGRM ke-XX

Di sisi lain selama acara tersebut, Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, juga menyebut bahwa kunjungan Pj Gubernur telah dijadikan sebagai motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kecamatan Muara Badak, dan semua desa serta kelurahan yang dipercayakan sebagai tuan rumah acara BBGRM kali ini, untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong.

Edi juga berharap bahwa LPM bukan hanya berfungsi sebagai sebuah lembaga atau sumber daya manusia, tetapi juga sebagai sebuah entitas yang dapat memainkan peran dan fungsi yang lebih kuat di Kaltim. “Kami berharap bahwa momentum ini akan memperkuat fungsi LPM dalam kerja sama dengan desa-desa dan para pemangku kepentingan, sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih besar,” katanya.

Adapun puncak peringatan BBGRM ke-XX tingkat provinsi Kaltim ditandai dengan pemukulan kentongan secara bersama-sama. Sebelumnya, Pj Gubernur Akmal beserta rombongan mengunjungi stan pameran produk UMKM dan ikut serta dalam penanaman seribu bibit pohon, termasuk pohon Petai, Jengkol, Mangga, dan Alpukat. Mereka juga mengunjungi Build and Camp Pertamina Hulu Sanga Sanga.

Semua upaya ini sejatinya turut menunjukkan komitmen yang kuat dari pemerintah Provinsi Kaltim maupun Pemda setempat untuk membangun masyarakat dan desa serta meningkatkan kesejahteraan mereka. Oleh karena itu, seluruh pihak berharap bahwa kerja sama ini akan berbuah hasil yang positif dalam pembangunan daerah desa, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas.(ADZ/ADV/DPMPD KALTIM)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Read More