
Kutai Kartanegara, JurnalKaltim.com – Zul Haidir sebagai Kepala Desa Sebulu Ulu meyakini wilayah Desa Sebulu Ulu memiliki potensi besar di Sektor Pertanian. Melihat potensi yang ada, Zul Haidir berusaha memaksimalkan lahan yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kecamatan Sebulu.
Desa Sebulu Ulu Berencana Optimalkan Sektor Pertanian
Zul Haidir selaku Kepala Desa Sebulu Ulu menjelaskan pada saat ini wilayahnya terdapat lahan luas dengan perkiraan 50 hektar, yang bisa dijadikan sebagai sumber potensi pengembangan sektor pertanian.
“Potensi desa sebulu kalo dilihat dari lahan pertanian, itu banyak, kira-kira mencapai 50 hektaran” kata Zul Haidir sebagai Kepala Desa Sebulu Ulu.
Lebih jauh, Zul Haidir menyebutkan bahwa pada saat ini kelompok – kelompok tani yang ada di Desa Sebulu Ulu terbagi dalam 5 kelompok. Pembentukan kelompok tani ini dapat membantu para pelaku bisnis untuk mengembangkan pertanian secara maksimal. Tentunya, dari pihak Desa, akan memberi bantuan pada bidang pertanian, dari mulai bibit sampai traktor.
“Biasanya itu diberikan pada akhir tahun, sekitaran bulan Desember” ucap Zul Haidir singkat.
Sektor Pertanian Menjadi Tumpuan

KSP atau Kantor Staf Presiden menegaskan pihaknya merasa optimis bahwa bidang pertanian masih menjadi tumpuan bagi perekonomian negara Indonesia. Hal ini bisa terlihat ketika ada krisis ekonomi global menerpa namun sektor ekonomi di Indonesia malah tumbuh menguat sebesar 5.72 %.
Dilansir dari Kantor Staf Presiden, diketahui dalam kisaran angka Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian, perkebunan dan juga perikanan berkontribusi sebanyak 12. 91% terhadap PDB (Produk Domestik Bruto). Melihat fakta tersebut, maka Pemerintah tetap menguatkan komitmen supaya sektor pertanian di Indonesia tetap terjaga dan tentunya semakin meningkat ke depannya.
“Meskipun bukan merupakan yang terbesar, hal ini menunjukkan bahwa sektor pertanian menjadi salah satu tumpuan bagi perekonomian. Peran penting sektor pertanian semakin terasa jika mempertimbangkan penyerapan tenaga kerja. Saat ini sekitar 28,61% pekerja di Indonesia yang tergabung bekerja di sektor pertanian dalam arti luas,†kata Tenaga Ahli Utama KSP Prof. Bustanul Arifin.
Menurut Profesor Bustanul Arifin, konsistennya pertumbuhan dalam sektor pertanian disebabkan adanya permintaan pasar yang dinilai lebih stabil daripada perkembangan – perkembangan sektor lainnya. Bahkan, terbukti ketika kondisi perekonomian sedang tidak menentu, bidang pertanian tetap dapat bersumbangsih besar kepada bangsa Indonesia.
Untuk mendukung suksesnya program intensifikasi bidang pertanian, Pemerintah Pusat berencana untuk meningkatkan produktivitas dari tanaman pangan dengan menerapkan teknologi tepat guna sampai penyemaian bibit.
Untuk memberikan alternatif baru selain pupuk kimia, pemerintah terus menggalakkan pemakaian pupuk organik. Demi menyukseskan program ini, pemerintah pusat rela merogoh saku agak dalam karena adanya kenaikan harga gas dan minyak global. Ditambah lagi, pemerintah berusaha menjamin ketersediaan pupuk organik selama tahun 2023.
“Melalui program-program seperti Food Estate, pemerintah berkomitmen mengembangkan kawasan pertanian dan menjaga sawah produktif dari alih fungsi lahan. KSP selalu berupaya mendorong program yang memiliki daya ungkit besar terhadap kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui kerja sama dengan K/L terkait, baik untuk melakukan debottlenecking maupun meningkatkan kesejahteraan petani di sektor pertanian Indonesia,†ungkap Bustanul yang juga merupakan seorang pakar ilmu ekonomi pertanian di Universitas Lampung.
Tidak Hanya Sektor Pertanian, Zul Rencanakan Genjot Sektor Olahraga
Ke depannya, Zul  Haidir selaku Kepala Desa Sebulu Ulu mengatakan inovasi tidak hanya akan hadir dari bidang pertanian saja. Inovasi dalam sektor bidang olahraga juga akan dilakukan. Sebagai informasi, inovasi yang akan segera diwujudkan dalam waktu dekat ini adalah Pembangunan stadion mini beserta pembangunan lapangan bulu tangkis
Hal ini dilakukan dengan tujuan mengarahkan fokus dari anak muda yang berada di Desa Sebulu Ulu bisa bebas mengekspresikan kreativitasnya dalam sektor olahraga.
“Inovasi desa sebulu ulu ke depannya akan fokus ke bidang olahraganya, yang nanti akan ada pembuatan lapangan sepak bola dan lapangan bulu tangkis” pungkas Zul Haidir.

