25 C
Samarinda
Kalimantan TimurVeridiana Hurag Wang Usulkan Perbaikan dan Pembangunan Sekolah di Mahulu

Veridiana Hurag Wang Usulkan Perbaikan dan Pembangunan Sekolah di Mahulu

Samarinda, JurnalKaltim.com – Saat ini Kabupaten Mahulu memerlukan perbaikan dan pembangunan sekolah. Diketahui SMA Negeri 1 Long Pahangai yang terletak di Kabupaten Mahulu (Mahakam Ulu) belum memiliki pagar. Melihat keadaan ini, anggota DPRD Provinsi Kaltim, Veridiana Huraq Wang mengusulkan untuk membangun dan memperbaiki infrastruktur sekolah tersebut.

Urgensi Pembangunan Sekolah di Mahakam Ulu

Menurut Veridiana, perbaikan & pembangunan sekolah di SMA Negeri 1 Long Pahangi sangat diperlukan karena ketersediaan pagar dapat membantu masalah keamanan sekolah dan juga kedisiplinan siswa. Tidak adanya pagar di SMA Negeri 1 Long Pahangi sendiri mengakibatkan hewan ternak seperti sapi sering kali masuk ke kawasan sekolah.

“SMA Negeri 1 Long Pahangai itu menjadi kewenangan dari Provinsi, dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltim, jadi saya minta infrastrukturnya dapat perbaiki,” ujar Veridiana. “Selain itu juga pagar sekolah  untuk pengamanan siswa yang rentan melakukan bolos sekolah. Maka dari itu, saya usulkan untuk pembangunan pagar sekolah semoga tahun ini bisa terealisasi,” sambungnya lagi.

Veridiana yang juga legislator daerah pemilihan (Dapil) Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu) juga menegaskan bahwa dirinya telah berkali – kali menyampaikan usulan pembuatan pagar kepada pihak terkait namun menuai hasil nihil.

Pembangunan Sekolah
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kaltim, Veridiana Hurag Wang

“Kita berharap agar usulan tersebut segera ditindaklanjuti mengingat anggaran pendidikan Provinsi Kaltim cukup besar,” ucapnya.

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kaltim menyebutkan bahwa usulan pembangunan pagar di SMAN 1 Long Pahangai juga mendapatkan dukungan langsung dari berbagai anggota komisi lainnya. Tidak hanya terbatas di SMA Negeri 1 Long Pahangai, ada berbagai sekolah yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Timur yang sangat membutuhkan pembangunan & perbaikan infrastruktur.

Tujuan Pembangunan Sekolah

Faktanya, keadaan lingkungan sekolah yang tak kondusif membuat para siswa merasa tak nyaman. Misalnya saja, ruang kelas yang kotor, minimnya pepohonan rindang, kurangnya fasilitas penunjang di perpustakaan hingga keadaan toilet yang kurang baik. Minimnya infrastruktur sekolah dapat berdampak langsung pada efektivitas kegiatan belajar dan mengajar di lingkungan pendidikan.

Untuk mendapatkan dampak belajar yang efektif dan efisien, lingkungan pendidikan perlu memiliki sarana dan prasarana yang baik dan teratur, seperti:

  1. Ruang belajar bersih, bebas dari bau – bauan yang berkemungkinan mengganggu konsentrasi pikiran para murid dan tenaga pengajar
  2. Ruangan yang tenang dan memiliki penerangan yang cukup yang tidak mengganggu mata
  3. Tersedianya sarana pembelajaran yang cukup seperti alat pelajaran, buku – buku hingga alat peraga.

Pembangunan sekolah juga dipandang sebagai salah satu faktor percepatan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Untuk infrastruktur pendidikan sendiri selayaknya memiliki sarana pembelajaran, pusat pelatihan, pusat penelitian, laboratorium, sarana & prasarana penelitian dan pengembangan, ruang praktik untuk siswa, perpustakaan dan juga fasilitas pendukung lainnya untuk membantu proses pembelajaran dan pelatihan.

Bisa diterjemahkan bahwa perbaikan dan pembangunan sekolah seperti menambah fasilitas baru ataupun sarana dan prasarana penunjang secara langsung dapat meningkatkan mutu pendidikan. Selain peningkatan mutu, Pembangunan sekolah juga dapat meningkatkan daya saing, menumbuhkan semangat serta menimbulkan perasaan nyaman ketika kegiatan belajar dan mengajar sedang berlangsung.

Tercukupinya infrastruktur ataupun sarana & prasarana sekolah juga bisa diartikan:

  1. Kemampuan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi akan meningkat
  2. Kemampuan siswa untuk mengembangkan diri selaras dengan arah perkembangan teknologi, ilmu pengetahuan serta budaya
  3. Peningkatan kemampuan para murid sebagai bagian dari masyarakat serta dapat memberikan timbal – balik dengan lingkungan budaya, sosial serta alam di sekitarnya.

Lingkungan sekolah yang tercukupi mampu memberikan kualitas pendidikan yang lebih sehat, stabilitas ekonomi, menekan angka kejahatan dan juga menstimulus kesetaraan. (CIN/ADV/DPRDKALTIM)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Read More