25.3 C
Samarinda
Kalimantan TimurKutai KartanegaraPeringati Hari Pahlawan 2023, Edi Damansyah Gelar Makan Beseprah di Muara Kaman

Peringati Hari Pahlawan 2023, Edi Damansyah Gelar Makan Beseprah di Muara Kaman

SAMARINDA, JURNALKALTIM.com – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 2023, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Bupati Edi Damansyah menggelar tradisi makan bersama masyarakat (Beseprah). Bertempat di sekitar Monumen Pahlawan Kecamatan Muara Kaman, kegiatan ini pun terlaksana dengan baik tepat pada peringatan Hari Pahlawan ke-78, Jumat (10/11/2023).

Beseprah : Ajang Kebersamaan Tanpa Memandang Status Sosial

Beseprah merupakan salah satu tradisi khas Kutai yang biasanya digelar untuk memperingati hari-hari tertentu. Dalam Bahasa Kutai sendiri, Beseprah memiliki arti makan bersama yang berlangsung di atas tikar dengan duduk bersila tanpa memandang status sosial masyarakat yang hadir.

Menjadi perwujudan dari nilai kebersamaan, Bupati Edi Damansyah berinisiasi mengadakan tradisi tersebut sebagai salah satu bagian dari peringatan Hari Pahlawan 2023. Diketahui, kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (10/11/2023) lalu tepatnya di sekitar Monumen Pahlawan Kecamatan Muara Kaman.

Hari Pahlawan 2023
Peringati Hari Pahlawan 2023, Edi Damansyah Gelar Makan Beseprah di Muara Kaman

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Camat beserta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (FKP) Muara Kaman, Para Kepala Desa (Kades) dan seluruh perangkat pemerintahan desa (Pemdes).

Dalam sambutannya, Edi Damansyah selaku Bupati Kukar menyampaikan bahwa sajian Beseprah dipenuhi oleh hidangan-hidangan khas Kutai, terutama olahan ikan air tawar yang mana merupakan hasil tangkapan nelayan setempat.

Mengusung suasana kebersamaan yang sangat kental, orang nomor satu di Kukar ini berpesan bahwa seluruh peserta yang hadir merupakan saudara sebangsa yang berkewajiban menjaga dan melestarikan warisan para pahlawan tanpa memandang jabatan maupun status sosial yang dimiliki.

“Kita semua sama di sini, tidak ada yang berbeda. Kita semua bersaudara, kita semua anak bangsa. Ini adalah nilai-nilai yang harus kita jaga dan lestarikan sebagai warisan para pahlawan,” ucap Edi Damansyah.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa perwujudan Beseprah dalam peringatan Hari Pahlawan 2023 di Kukar merupakan bentuk kesetaraan yang diimplementasikan dengan kegiatan makan bersama di satu wadah pertemuan tanpa menghiraukan perbedaan yang ada.

“Semua orang tak memandang status sosial, duduk makan nikmati hidangan yang ada,” pungkasnya.

Tema Hari Pahlawan 2023

Selain menggelar tradisi makan bersama masyarakat (Beseprah) sebagai bagian dari peringatan Hari Pahlawan yang ke-78, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara telah lebih dulu mengadakan upacara bendera, ziarah kubur dan tabur bunga di makam para pahlawan. Salah satunya yakni pada lokasi peristirahatan terakhir pejuang asal Kutai, Muso bin Salim.

“Upacara Hari Pahlawan ini sebagai bentuk penghargaan untuk mengenang jasa pejuang, khususnya yang berasal dari Kecamatan Muara Kaman. Pejuang asli Tanah Kutai, Muso bin Salim,” kata Edi Damansyah, Jumat (10/11/2023).

Berlangsung di lokasi yang sama, pemilihan Kecamatan Muara Kaman sebagai lokasi upacara pun bukan tanpa alasan. Bupati Kukar Edi Damansyah menyampaikan bahwa dipilihnya kawasan tersebut sebagai lokasi peringatan Hari Pahlawan tidak lepas dari sejarah perjuangan Muso bin Salim sebagai pejuang asli tanah Kutai.

Secara Historis, Hari Pahlawan merupakan bentuk penghargaan kepada para pejuang atas keberanian yang telah dicurahkan dalam mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Bermodal bambu runcing pada pertempuran 10 November, para pejuang Indonesia hanya mempunyai satu tekad yang kuat, yakni “Merdeka atau Mati!” ucap Edi Damansyah.

Turut membacakan sambutan tertulis dari Menteri Sosial Republik Indonesia (RI), Tri Rismaharini, Bupati Kukar menyampaikan bahwa pergelaran Hari Pahlawan 2023 ini mengusung tema  “Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa dalam Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan”.

Adapun makna dari tema tersebut yaitu harapan bagi para generasi muda agar dapat mewarisi semangat juang para pahlawan, khususnya untuk menghadapi tantangan globalisasi seperti sekarang ini. Dimana, tantangan tersebut meliputi penyatuan seluruh lapisan masyarakat guna mewujudkan sebuah bangsa yang berdaulat serta mencerdaskan kehidupan masyarakatnya.

“Bersama kita bangun usaha dan ekonomi kerakyatan yang akan menjadikan Indonesia tumbuh menjadi negara yang makin maju, makin sejahtera,” pungkas Edi dalam acara peringatan Hari Pahlawan 2023.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Read More