
Muara Kaman, Jurnalkaltim.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memulai langkah kolaboratif dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta untuk mengembangkan kawasan pertanian terintegrasi di Desa Cipari Makmur, Kecamatan Muara Kaman. Camat Muara Kaman, Barliang, memberikan dukungan penuh terhadap program ini demi pengembangan sektor persawahan di Kukar
Camat Muara Kaman Dukung Program Pertanian Bersama UGM

Foto : infokaltim/ist
Camat Muara Kaman, Berliang, mengungkapkan kesediaannya untuk menyediakan semua yang diperlukan, termasuk lahan persawahan dan melibatkan petani lokal guna mendukung keberhasilan program kawasan terintegrasi ini.
Lebih lanjut, Berliang mengungkapkan apresiasinya terhadap program tersebut, terutama mengingat potensi yang dimiliki Muara Kaman dalam sektor persawahan. “Kami mendukung penuh program pembangunan itu agar bisa terealisasi dengan cepat, jika berbicara pertanian di Kukar sangat mumpuni sekali untuk dikembangkan,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa UGM Yogyakarta akan membagikan ilmu tentang potensi persawahan di Kecamatan Muara Kaman. “Kita harus belajar dengan akademis UGM dan semoga itu bisa dijadikan panduan untuk selanjutnya,” tambah Berliang.
Program ini diharapkan dapat membawa kemajuan bagi sektor persawahan di Muara Kaman. “Jika program ini berjalan lancar, maka kesejahteraan petani akan terus meningkat. Sebab di situ potensinya ada dan akan kita gali,” pungkasnya.
Kolaborasi antara pemerintah setempat dan lembaga pendidikan seperti UGM Yogyakarta ini menjanjikan perbaikan signifikan dalam sektor pertanian dan diharapkan akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Muara Kaman. Program ini menjadi bukti nyata dari komitmen untuk meningkatkan pertanian di wilayah tersebut dan berpotensi memberikan contoh baik untuk wilayah-wilayah lainnya.
Kondisi Pertanian Di Kukar : Rendi Solihin Serahkan Bantuan dan Sampaikan Dukungan kepada Petani
Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin pada bulan Oktober ini kembali melakukan kunjungan lapangan di Desa Panca Jaya, Kecamatan Muara Kaman dalam upaya untuk menguatkan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar di sektor persawahan.
Kunjungan ini tidak hanya sebatas pertemuan formal, tetapi juga menjadi momen di mana Rendi Solihin menyambangi petani setempat untuk bersilaturahmi. Selain itu, ia juga menyalurkan bantuan langsung dari Pemerintah Kabupaten Kukar, hal ini menunjukkan kesungguhan Pemerintah dalam mendukung para petani.
Salah satu petani, Sunanto, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. Ia merasa dalam menerima bantuan ini tidak rumit, karena biasanya banyak prosedur untuk bisa mendapatkan bantuan.
Sejalan dengan program Pemerintah untuk menjadikan Kukar sebagai lumbung pangan di Kalimantan Timur dan mendukung statusnya sebagai daerah penopang Ibu Kota Nusantara (IKN). Rasa semangat dan rasa terima kasih dari petani menjadi bukti nyata bahwa inisiatif seperti ini memberikan dampak positif.
Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, menjelaskan bahwa Pemerintah memberikan perhatian ekstra terhadap sektor persawahan. Hal ini dibuktikan dalam peningkatan anggaran pada tahun 2023 mencapai Rp 800 miliar hingga Rp 1 triliun. Rendi menjelaskan, “Ini karena ada beberapa kecamatan yang telah ditetapkan sebagai lokus pertanian. Jadi, anggaran pertanian tidak seperti biasa lagi, jika tahun-tahun sebelumnya setahun hanya berkisar Rp 300 – 400 Miliar, kini naik dua kali lipat.”
Anggaran ini akan digunakan untuk tiga tujuan utama, yaitu pengembangan infrastruktur, pemberian berbagai jenis pupuk, dan modernisasi alat pertanian. Modernisasi alat pertanian menjadi perhatian khusus, dengan bantuan berbagai jenis peralatan modern yang akan disalurkan untuk mendukung dan mempermudah aktivitas.
Rendi Solihin menekankan, bahwa selain fokus pada kecamatan yang menjadi pusat kegiatan persawahan, pemerintah Kukar juga memprioritaskan tiga aspek utama dalam mendukung aktivitas pertanian masyarakat. Salah satunya adalah modernisasi alat demi memudahkan pekerjaan dan produktivitas para petani terlebih para petani di Kukar mayoritas sudah berumur.Â
Kunjungan dan bantuan ini menggarisbawahi komitmen kuat Pemerintah Kukar untuk meningkatkan sektor persawahan dan kesejahteraan petani di wilayah tersebut.

