
Kutai Kartanegara, JURNALKALTIM.com – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara Aji Ali Husni secara resmi menutup kegiatan Liga Santri 2023. Ini merupakan kali pertama Kabupaten Kukar menggelar Liga Santri, yang diadakan di Lapangan Mini Soccer wilayah Stadion Aji Imbut Tenggarong.
Acara turnamen sepak bola mini soccer yang bertujuan untuk memeriahkan Hari Santri Nasional. Pertandingan yang digelar selama 2 hari ini merupakan inisiatif Pemkab Kukar dalam menghormati dan merayakan peran penting para santri dalam masyarakat.
16 Klub Sepak Bola Ramaikan Liga Santri 2023

Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni, mewakili Bupati Kukar menutup Liga Santri 2023. Ini merupakan acara pertama kalinya di Kabupaten Kukar. Ada 16 klub sepak bola yang ikut serta, mereka berasal dari pondok pesantren di wilayah Kukar.
Aji Ali Husni menjelaskan bahwa kegiatan Liga Santri ini diselenggarakan dengan sengaja untuk menemukan pemain-pemain berbakat yang nantinya dapat mewakili daerah mereka dalam kompetisi olahraga yang lebih besar. Ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Kukar untuk meningkatkan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
“Sengaja kita lakukan kegiatan liga santri ini untuk, dapat mencari bibit-bibit pemain yang berbakat, yang kedepannya bisa mewakili daerah, untuk event olahraga di tingkat yang lebih tinggi” ungkap Aji Ali Husni.
Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini sesuai dengan visi dan misi Pemerintah Daerah Kabupaten Kukar dalam meningkatkan kualitas SDM yang memiliki moral yang baik, prestasi yang unggul, dan budaya yang baik. Salah satu caranya adalah melalui pembinaan olahraga.
Liga Santri 2023 Dapat Sambutan Positif dari Masyarakat Kukar
Kegiatan Liga Santri 2023 ini tentu saja mendapat sambutan yang positif dari masyarakat Kukar. Sepak bola adalah salah satu olahraga yang paling populer di Indonesia, dan turnamen semacam ini tidak hanya mempromosikan kebugaran fisik, tetapi juga semangat persatuan dan kompetisi yang sehat.
Dalam acara penutupan, tidak lupa Aji Ali Husni memberikan apresiasi dan penghargaan kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan Liga Santri 2023. Ini mencakup tim-tim peserta, pelatih, dan seluruh panitia yang telah bekerja keras untuk membuat acara ini berjalan lancar.
Selain itu, turnamen sepak bola ini juga memberikan kesempatan bagi para santri untuk menunjukkan bakat dan kemampuan mereka dalam olahraga. Hal ini sejalan dengan nilai-nilai pendidikan dan pengembangan diri yang diajarkan dalam lingkungan santri.
Tak Hanya Peringati Hari Santri Nasional, Acara Ini Turut Perkuat Hubungan Masyarakat dengan Lembaga Pendidikan
Kegiatan seperti Liga Santri juga memperkuat hubungan antara masyarakat dan lembaga-lembaga pendidikan yang berhubungan dengan agama. Para santri tidak hanya belajar agama, tetapi juga memiliki kesempatan untuk terlibat dalam olahraga dan kegiatan-kegiatan positif lainnya yang memperkaya pengalaman mereka.
Sebagai bagian dari perayaan Hari Santri Nasional, Liga Santri 2023 juga memberikan pesan kuat tentang pentingnya pendidikan agama dan budaya di Indonesia. Para santri berperan sebagai penjaga nilai-nilai agama dan budaya, dan kehadiran mereka dalam kegiatan seperti ini memperkuat peran mereka dalam mempertahankan identitas dan tradisi yang kaya.
“Kegiatan ini sejalan dengan Visi dan Misi Pemerintah Daerah Kabupaten Kukar guna menciptakan SDM yang, berakhlak mulia, unggul dan berbudaya. Salah satu bentuknya adalah melalui pembinaan olahraga” jelasnya Aji Ali Husni.
Saat menutup acara, Aji Ali Husni menyampaikan harapannya bahwa kegiatan semacam ini akan terus diadakan di masa depan. Ini bukan hanya turnamen sepak bola, tetapi juga sebuah perayaan semangat dan semangat para santri, serta pengakuan akan peran vital mereka dalam membentuk masa depan Indonesia yang lebih baik.
“Saya berharap, liga santri dan event kegiatan olahraga lainnya dapat terus dilaksanakan di masa yang akan datang,” harapnya.

