25 C
Samarinda
Kalimantan TimurKutai KartanegaraDesa Perjiwa Tenggarong Seberang Tingkatkan Sektor Pertanian dan Perikanan

Desa Perjiwa Tenggarong Seberang Tingkatkan Sektor Pertanian dan Perikanan

SAMARINDA, JURNALKALTIM.com – Peningkatan di sektor pertanian dan perikanan nampaknya tengah giat dilakukan oleh warga Desa Perjiwa Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Potensi besar tersebut disadari oleh Kepala Desa Perjiwa meliputi 50 hektare kawasan pertanian dan pemanfaatan Sungai Mahakam sebagai lokasi budidaya ikan dalam keramba.

Potensi Desa Perjiwa Tenggarong Seberang di Sektor Pertanian

Desa Perjiwa, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) saat ini tengah menggiatkan pengembangan di dua sektor utama, yaitu sektor pertanian dan perikanan. Menilik potensi besar yang dimiliki oleh desa tersebut, Kepala Desa (Kades) Perjiwa, Erik Nurwahyudi menyoroti perlunya pengembangan lebih lanjut terkait keunggulan yang dimiliki oleh wilayahnya.

Erik Nurwahyudi menyampaikan bahwa pemanfaatan potensi pertanian maupun perikanan secara maksimal akan berpengaruh pada meningkatnya kesejahteraan warga. Sebab, kedua faktor tersebut mempunyai keterikatan erat dengan proses pertumbuhan perekonomian di tengah aktivitas masyarakat setempat.

Dibeberkan oleh Erick, bahwa Desa Perjiwa Tenggarong Seberang memiliki kekayaan lahan persawahan seluas 50 hektare yang digunakan sebagai poros pertanian. Dimana, lahan tersebut dikelola oleh lima kelompok tani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Adapun hasil dari pengelolaan pertanian tersebut berupa gabah maupun padi yang digunakan oleh masyarakat sebagai sumber penghasilan.

“Di desa kami (Desa Perjiwa), memiliki lahan pertanian yang sangat luas, sekitaran 50 hektar, para petani disini memanfaatkan gabah untuk mereka jual sehingga menjadikan penghasilan bagi para petani,” ucap Kades Perjiwa, Erik Nurwahyudi pada saat diwawancarai awak media pada, Jumat (10/11/2023).

Potensi Desa Perjiwa di Sektor Perikanan

Selain memiliki keunggulan di sektor pertanian yang terus diupayakan pengoptimalannya, Pemerintah Desa (Pemdes) Perjiwa, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) juga turut menyampaikan potensi lain di sektor perikanan.

Desa Perjiwa Tenggarong Seberang
Desa Perjiwa Tenggarong Seberang Tingkatkan Sektor Pertanian dan Perikanan
Sumber : Pexels

Kepala Desa (Kades) Perjiwa, Erik Nurwahyudi kembali menuturkan bahwa Pemerintah Desa Perjiwa telah menggandeng para warga untuk turut memaksimalkan potensi Sungai Mahakam sebagai lokasi budidaya ikan di dalam keramba.

Diketahui, saat ini masyarakat Desa Perjiwa Tenggarong Seberang yang terbagi dari lima kelompok perikanan telah menerima bantuan pemerintah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar, yang terdiri dari keramba, bibit ikan, dan pakan. Penyerahan bantuan tersebut pun ditunjukkan sebagai dukungan materil terhadap aktivitas warga Desa Perjiwa Tenggarong Seberang yang dinilai produktif.

“Kelompok perikanan sudah ada mendapatkan bantuan, seperti keramba, pakan, bibit ikan dari aspirasi dewan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar” katanya.

Meskipun demikian, Kades Perjiwa Erik Nurwahyudi mengungkapkan bahwa keunggulan Desa Perjiwa di beberapa sektor masih dinilai belum selaras dengan kondisi pendidikannya. Sebab, masih banyak ditemui kasus-kasus memprihatinkan berupa anak putus sekolah.

Oleh karena itu, Kades Perjiwa berkomitmen untuk segera mengatasi persoalan tersebut. Rencananya, pihaknya akan melakukan peluncuran program kejar paket dan membuka kesempatan bagi para warga yang ingin melanjutkan pendidikannya. Melalui program ini, Erik Nurwahyudi berharap mampu memperbesar peluang pekerjaan bagi warga dengan memberikan ijazah yang diperlukan untuk bersaing di dunia kerja.

“Kami Pemerintah Desa berharap bahwa melalui upaya ini pendidikan di desa dapat terus berkembang dan memberikan kesempatan kepada warga untuk memperoleh ijazah pendidikan yang diperlukan dalam dunia kerja.” ungkapnya.

Selain itu, Kepala Desa Perjiwa Tenggarong Seberang Erik Nurwahyudi mewakili jajaran pemerintah desa (Pemdes) juga berharap agar upaya peningkatan di tiga sektor utama itu mampu berjalan selaras dan mencapai tujuan yang diinginkan. Khususnya, dalam meningkatkan kondisi perekonomian masyarakat setempat baik melalui kegiatan berwirausaha maupun membuka peluang pekerjaan.

“Kami Pemerintah Desa berharap bahwa melalui upaya ini, sektor pertanian, perikanan, dan pendidikan di desa dapat terus berkembang, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memberikan kesempatan kepada warga untuk memperoleh ijazah pendidikan yang diperlukan dalam dunia kerja.” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Read More