25.3 C
Samarinda
Kalimantan TimurDesa Loa Duri Ilir Bangun Program Bank Sampah Guna Tingkatkan Lingkungan Bersih...

Desa Loa Duri Ilir Bangun Program Bank Sampah Guna Tingkatkan Lingkungan Bersih dan Ekonomi Mandiri

Kutai Kartanegara, Jurnalkaltim.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kukar menjalankan program bank sampah. Sebagai bentuk komitmen untuk mengimplementasikan kepedulian lingkungan khususnya dalam pengelolaan sampah.

Pelatihan Program Bank Sampah Libatkan Ibu – Ibu dan Organisasi Pemberdayaan Keluarga Desa

Jumat (10/11/2023), Desa Loa Duri Ilir memanfaatkan sampah rumah tangga sebagai olahan, dengan cara mendaur ulang untuk menghasilkan produksi bernilai ekonomis, yang pada akhirnya dapat mendongkrak peningkatan pendapatan masyarakat.

Kepala Desa Loa Duri Ilir, Fakhri Arsyad menyampaikan bahwa pengelolaan sampah ini telah memberikan manfaat yang banyak bagi  masyarakat desa serta lingkungan yang bersih.

Ia juga berencana untuk mengelola sampah plastik di Desa Loa Duri Ilir menggunakan mesin destilasi untuk menghasilkan sumber energi alternatif berupa solar. Bagi warga yang terlibat dalam pengelolaan ini, akan diberi pembinaan dan pelatihan terlebih dahulu.

“Langkah – langkah ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah yang baik dapat mengubah sampah menjadi sumber daya ekonomi” terang Kades Fakhir

Selain itu, Fakhri menerangkan, Pemdes Loa Duri Ilir telah mengubah tempat pembuangan akhir (TPA) sampah menjadi objek wisata, yang telah meningkatkan citra desa dan membantu mencapai status desa mandiri di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Ia menambahkan Pemdes Loa Duri Ilir juga telah mengadakan pelatihan pengelolaan sampah melalui program bank sampah yang melibatkan ibu – ibu dalam organisasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Desa Loa Duri Ilir.

Perlu diketahui, pelatihan dalam program bank sampah mengusung konsep 3R yaitu Reduce, Reuse dan Recycle dengan memberikan pelatihan keinovatifan dan kreativitas masyarakat.

“Hasilnya termasuk produk seperti tas, dompet dan souvenir yang dihasilkan dari pemanfaatan sampah dan produk – produk ini memiliki nilai jual dan dampak ekonomis yang positif”pungkasnya.

Fakhri juga menyampaikan pelatihan ini merupakan langkah penting dalam menciptakan solusi yang berkelanjutan terhadap masalah sampah rumah tangga. Harapannya, pelatihan ini akan memunculkan ide dan kreativitas di kalangan masyarakat untuk menciptakan nilai ekonomis dari sampah yang sebelumnya dianggap tidak memiliki nilai.

“Dari pelatihan ini diharapkan ada ide dan kreativitas masyarakat yang menciptakan nilai jual ekonomi” jelasnnya.

Program Bank Sampah Jadikan Lingkungan Bersih dan Sehat

Selain dampak positif dari segi ekonomi, pelatihan program bank sampah ini juga berkontribusi besar dalam menjaga lingkungan setempat. Melalui kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang tepat, masyarakat Desa Loa Duri Ilir kini secara aktif terlibat dalam menjaga kebersihan lingkungan mereka.

“Saya bangga dengan masyarakat yang masih peduli dalam mengelola sampah yang sulit terurai ini. Dengan ide kreatif mereka, sampah ini mampu menghasilkan nilai jual” ujar Fakhri.

Kebersihan lingkungan tidak hanya menciptakan tempat tinggal yang nyaman, tetapi juga berdampak positif bagi kesehatan masyarakat. Lingkungan yang bersih mengurangi risiko penyakit dan menciptakan kondisi yang lebih aman dan sehat bagi warga Desa Loa Duri Ilir.

Dalam usaha mendirikan program bank sampah ini, Fakhri berharap adanya bantuan dari pemerintah baik dari pusat, provinsi, maupun kabupaten bahkan dari pemerhati atau perusahaan sekalipun untuk pembuatan pabrik pengelolaan sampah terpadu.

“Dalam status Indeks Desa Membangun (IDM), Loa Duri Ilir masuk dalam kategori Desa Mandiri, maka kami berharap ada nya perhatian agar masyarakat lebih sejahtera. Tidak cukup hanya menyandang gelar mandiri, tapi masyarakatnya juga harus sejahtera” tutupnya.

Program bank sampah adalah suatu strategi penerapan 3R dalam pengelolaan sampah di tingkat masyarakat, dengan menyamakan kedudukan sampah serupa dengan uang atau barang yang berharga yang dapat ditabung.

Program Bank sampah
Desa Loa Duri Ilir Bangun Program Bank Sampah Guna Tingkatkan Lingkungan Bersih dan Ekonomi Mandiri
Sumber : Pexels

Bank sampah itu sendiri merupakan konsep pengumpulan sampah kering dan dipilah serta memiliki manajemen layaknya perbankan tapi yang ditabung bukan uang melainkan sampah.

Masyarakat yang ingin menjadi nasabah dapat mengunjungi bank sampah terdekat, dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. Nasabah dapat menjadi anggota penabung sampah di bank sampah dengan cukup membawa sampah terpilah.
  2. Penabung diwajibkan melakukan pemilahan sampah dari rumah dengan memasukkan sampah kertas, plastik, kardus, botol , kaleng , aluminium, besi dan sebagainya.
  3. Pengambilan uang tabungan minimal 2 bulan sekali

(ADV/DiskomKukar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Read More