24.1 C
Samarinda
Kalimantan TimurJelang Berakhirnya Masa Jabatan Isran Noor, Sejumlah Program Ini Akan Terus Berlanjut

Jelang Berakhirnya Masa Jabatan Isran Noor, Sejumlah Program Ini Akan Terus Berlanjut

SAMARINDA, JURNALKALTIM.com – Masa jabatan Isran Noor dan Hadi Mulyadi akan segera berakhir pada akhir September mendatang. Tepat lima tahun menjabat sejak tahun 2018 hingga 2023 ini, berbagai program pun mulai dipertanyakan. Selaras dengan berakhirnya masa jabatan keduanya, akankah program pembangunan Gubernur Isran dan Wakil Gubernur (Wagub) Hadi terus berlanjut?

Pemprov Kaltim Pastikan Program Pendidikan Terus Berlanjut

Menjelang berakhirnya masa kepemimpinan Gubernur Isran dan Wagub Hadi, berbagai pertanyaan pun mulai bermunculan. Utamanya, terkait program-program yang selama ini telah dicanangkan oleh keduanya. Seperti yang sudah diketahui, bahwa masa jabatan Isran Noor dan Hadi Mulyadi akan berakhir pada tanggal 30 September 2023 mendatang.

Menanggapi itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan dan Pembangunan Manusia di Bappeda Kaltim, Mispoyo memberikan klarifikasi terkait keberlanjutan program yang selama ini telah dilaksanakan. Ia menyebut, bahwa pihaknya telah menetapkan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) mulai dari tahun 2024, 2025, dan 2026.

Dengan disahkannya RPD tersebut, Mispoyo menegaskan bahwa program Gubernur Isran dan Wagub Hadi akan terus berlanjut hingga tiga tahun kedepan. Maka dari itu, selama periode tersebut tidak akan ada perubahan kebijakan, apalagi terkait program yang telah diputuskan.

Masa Jabatan Isran Noor, Pemprov Kaltim
Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan dan Pembangunan Manusia di Bappeda Kaltim, Mispoyo
Foto : (IST)

“RPD itu sudah disahkan tahun ini dan akan tetap dilaksanakan sampai tahun-tahun yang akan datang,” ungkap Mispoyo, Senin (18/9/2023).

Disamping mengesahkan RPD, Mispoyo juga menyebut bahwa pihaknya telah menetapkan Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renstra SKPD). Rancangan tersebut pun diketahui akan berlaku selama tiga tahun mendatang selaras dengan masa berlakunya RPD.

“Sehingga saya rasa tidak ada masalah, program-program dari Pak Isran dan Pak Hadi akan tetap dilanjutkan,” sambung Mispoyo.

Lebih lanjut, Mispoyo membeberkan bahwa terdapat dua program prioritas yang akan tetap dilanjutkan usai berakhirnya masa jabatan Isran Noor. Diantaranya, program di sektor pendidikan dan program di sektor kesehatan.

Adapun dalam sektor pendidikan, Pemprov Kaltim akan fokus terhadap program sekolah gratis di jenjang SD hingga SMA/SMK Sederajat dan penyaluran Beasiswa Kaltim. Tercatat, di tahun ini pihaknya telah meluncurkan anggaran beasiswa senilai Rp125 miliar dan Rp1,26 triliun selama Gubernur Isran menjabat.

“Program prioritasnya ada beasiswa tiap tahun. Tahun ini digelontorkan hampir Rp 524 miliar dengan total yang sudah digelontorkan. Sampai saat ini sebesar Rp 1,26 triliun,” ungkap Mispoyo.

Selain itu, Mispoyo turut memberitahukan bahwa Pemprov Kaltim akan terfokus pula pada penambahan ruang kelas baru dan ruang praktik siswa dalam mendukung Kegiatan Belajar dan Mengajar (KBM) di sekolah.

Bukan hanya itu, pihaknya juga berkomitmen terhadap kesejahteraan para guru dengan memberikan gaji yang layak, termasuk pada guru honorer.

“Dalam hal menyejahterakan guru, insyaallah yang guru-guru honorer tetap dilanjutkan dan tetap mendapat gaji yang layak. Insyaallah jadi Rp 4,7 juta sebulan,” ujar Mispoyo lagi.

Lebih lanjut, Mispoyo mengatakan mengenai rencana penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru yang akan menjadi pertimbangan. Sebab, di tahun ini Kaltim telah menyediakan formasi sebanyak 2.419 guru sebagai tindak lanjut atas pertumbuhan pembangunan di sektor pendidikan.

“Sehingga tenaga kontrak yang sebelumnya kurang lebih 2 ribu itu sudah terangkat dan disusul yang sekarang 2.419 itu juga akan terangkat. Itu contoh-contoh untuk di dunia pendidikan,” tandasnya.

Jelang Masa Jabatan Isran Noor Berakhir : Sektor Kesehatan dan Pembangunan Desa Tetap Berlanjut

Mispoyo kembali menerangkan terkait sejumlah program yang akan tetap menjadi fokus Pemprov Kaltim dalam mendukung percepatan pembangunan. Diantaranya, peningkatan kualitas di sektor kesehatan dan pembangunan desa.

Dalam aspek kesehatan, Mispoyo menyebut bahwa Pemprov Kaltim akan melakukan beberapa upaya. Diantaranya, peningkatan sarana dan prasarana kesehatan untuk mempercepat pelayanan, pemerataan fasilitas kesehatan hingga ke daerah pelosok, dan program penuntasan stunting maupun gizi buruk.

Sementara itu guna memastikan kesejahteraan masyarakat, Pemprov Kaltim akan menggunakan dana desa untuk perbaikan jalan desa. Sebab, hal ini sangat berpengaruh terhadap pemerataan akses bagi warga, khususnya di daerah terpencil.

Bukan hanya itu, Mispoyo pun mengungkapkan bahwa pihaknya memberikan perhatian khusus terhadap pengurangan emisi gas karbon dan isu pelestarian lingkungan. Dalam hal ini, Pemprov Kaltim akan terus berupaya memelihara kekayaan alam yang ada di Kaltim.

“Pemprov Kaltim berkomitmen untuk menjaga dan memajukan provinsi ini. Dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat dan memastikan kelanjutan pembangunan yang telah dimulai,” tandasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Read More