25 C
Samarinda
Kalimantan TimurDiskominfo Kukar x Diskominfo Kaltim Gelar Workshop Transformasi Digital : Dorong Efektivitas...

Diskominfo Kukar x Diskominfo Kaltim Gelar Workshop Transformasi Digital : Dorong Efektivitas KIM Dalam Komunikasi Publik

Kutai Kartanegara, JurnalKaltim.com – Diskominfo Kalimantan Timur (Kaltim) berkolaborasi dengan Diskominfo Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengadakan acara workshop Transformasi Digital Tata Kelola Kemitraan Komunikasi Publik. Kegiatan ini peruntukkan untuk Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) se-Kalimantan Timur. Kegiatan berlangsung selama 2 hari mulai tanggal 10 hingga 11 Oktober 2023 yang bertempat di Aula lantai 1 Bappeda Kukar.

Urgensi SDM yang Unggul dalam Perkembangan Digitalisasi

Transformasi Digital, Workshop Transformasi Digital Kukar
Diskominfo Kukar x Diskominfo Kaltim Gelar Workshop Transformasi Digital Dorong Efektivitas KIM Dalam Komunikasi Publik

Acara workshop dengan tema “Sosialisasi Pemanfaatan Platform Digital Kemitraan Bagi Komunitas Bagi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) se –Kaltim” ini resmi dibuka oleh staf Ahli Bupati Kukar, Ahyani Fadianur Diani.

Kegiatan workshop ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kaltim Ahmad Faisal, Dafip Haryanto selaku Kepala Dinas Kominfo Kukar serta seluruh organisasi perangkat daerah dan juga Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) seluruh Kaltim.

Bupati Kukar Edi Damansyah melalui Staf Ahli Ahyani, menyampaikan bahwa pihaknya mengapresiasi kepada Kementerian Diskominfo RI dan Diskominfo Kukar yang telah berkenan mengadvokasi, untuk menguatkan dan meningkatkan kemampuan serta mempercepat proses Transformasi Digital Tata Kelola Kemitraan Komunikasi Publik Daerah.

Ahyani selaku Staf Ahli Bupati menyampaikan, bahwa penyiapan sumber daya manusia (SDM) secara terintegrasi dan berkesinambungan diperlukan untuk menuju transformasi digital.

“Penyiapan sumber daya manusia yang berkualitas harus dilakukan secara terintegrasi dan berkesinambungan. Di bidang transformasi digital yang berkualitas serta ditunjang dengan infrastruktur teknologi unggul akan dapat bersaing bertahan dan maju” ungkapnya membacakan sambutan Bupati Kukar Edi Damansyah.

Disebutkannya terjadinya perkembangan iptek saat ini dan di masa mendatang yang begitu cepat dan penuh tantangan, terutama dengan adanya perkembangan teknologi 4.0 dan kompetisi global, maka salah satunya diperlukan kemampuan dan penguasaan serta keterampilan SDM yang melek teknologi informasi digital.

“Melalui platform komunitas memungkinkan kita untuk membuat ruang online yang aman dan terjamin, dimana anggota kita dapat berinteraksi satu sama lain, terutama  dengan rekan kita untuk berbagi pengetahuan, saling membantu dan menciptakan jaringan yang berharga” sebutnya.

Bupati Kukar juga mendorong penerapan transformasi digital harus relevan sesuai dengan kebutuhan dan tujuan. Ia juga mengajak KIM untuk terus meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah bisa semakin erat untuk memajukan ekonomi digital.

Dalam kesempatan yang sama, Akhmad Faisal selaku Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kaltim menyampaikan melalui workshop tersebut diharapkan dapat mempercepat proses transformasi digital.

Akselerasi transformasi digital ini juga diharapkan dapat dikelola secara benar dan tepat dengan berbasis pada KIM daerah.

“Sudah saatnya kita harus fokus pada digitalisasi. Dengan adanya penyebaran masyarakat yang luas secara geografis, digital yang membantu kita untuk memperluas jangkauan komunikasi public kita” papar Faisal.

Perluasan jangkauan komunikasi itu dengan adanya platform digital kemitraan berupa instalasi website yang dirancang khusus bagi KIM, website KIM.id.

“Mari kita perkuat lagi pengguna web, namun juga tetap kita barengi dengan diseminasi informasi dapat terintegrasi. Bersama – sama menciptakan masa depan yang lebih cerah dan informative untuk Kalimantan Timur” pungkasnya.

Beberapa Cara Untuk Menerapkan Transformasi Digital

Dewasa ini perkembangan teknologi informasi semakin masif. Hal ini mengakibatkan hampir seluruh sektor mengalami perubahan yang signifikan. Perubahan dari tren konvensional ke arah otomatisasi sistem inilah yang menjadi poin utama dari tren transformasi digital di Indonesia.

Transformasi digital dapat diartikan sebagai sebuah proses pembangunan dan penggunaan teknologi di bidang informasi  maupun komunikasi. Tujuannya adalah untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan aktivitas mulai dari dunia usaha pemerintah dan keperluan lainnya.

Penerapan transformasi digital memerlukan strategi, analisis dan implementasi yang tepat untuk mencapai tujuan usaha yang dicapai. Berikut adalah beberapa langkah penting dalam menerapkan transformasi digital.

1. Menentukan Tujuan dan Strategi

Lakukan identifikasi masalah bisnis yang ingin diatasi melalui transformasi digital, seperti kesulitan dalam memenuhi permintaan pelanggan, proses bisnis yang tidak efisien atau masalah pengelolaan data.

Setelah melakukan identifikasi, tahap berikutnya adalah menentukan tujuan transformasi digital. Contohnya, seperti peningkatan produktivitas, mengurangi biaya atau meningkatkan pengalaman pelanggan.

2. Analisis Sistem dan Proses

Identifikasi sistem dan proses bisnis yang ingin diterapkan, contohnya bisa berupa sistem informasi , proses produksi atau proses pelayanan pelanggan.

3. Implementasi Teknologi

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika mengimplementasikan teknologi, contohnya seperti pemilihan teknologi. Beberapa teknologi yang sering digunakan dalam transformasi digital adalah cloud computing, big data, internet of things dan teknologi mobile.

4. Pelatihan dan Adaptasi

Pelatihan bagi para pegawai agar dapat menggunakan teknologi baru dan proses yang berubah. Latihan ini dapat berupa pelatihan formal maupun on-the-job-training. Selain itu adaptasi budaya dan cara kerja perusahaan diperlukan untuk menyesuaikan dengan perubahan yang terjadi akibat transformasi digital.

5. Mengukur dan Mengevaluasi Akhir

Hal ini dapat membantu perusahaan dalam menentukan apakah transformasi digital berhasil atau tidak dan apa yang perlu ditingkatkan. Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengukur dan mengevaluasi contohnya seperti membuat Key Performance Indicator, analisis data, survei pelanggan, feedback pegawai dan analisis biaya.

(Adv/DiskominfoKukar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Read More