
SAMARINDA, JURNALKALTIM.com – Kredit Kukar Idaman (KKI) menjadi terobosan baru Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara guna mengurangi angka pinjaman ke rentenir. Secara langsung, Bupati Kukar bahkan turut menghimbau agar masyarakat dapat memanfaatkan KKI untuk permodalan usaha, khususnya bagi para UMKM.
Peluncuran KKI

Sumber : Pexels
Peresmian Kredit Kukar Idaman (KKI) sebagai sumber permodalan usaha bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) resmi digelar. Kegiatan yang berlangsung di halaman parkir Kantor Bupati ini pun dihadiri langsung oleh orang nomor satu di Kukar, yakni Bupati Kukar Edi Damansyah.
Dijelaskan, bahwa KKI merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dengan Bank Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Bankaltimtara). Tujuannya adalah untuk menekan angka pinjaman masyarakat terhadap rentenir dan menyediakan peluang peminjaman modal dengan suku bunga rendah.
“Saya menyerukan agar masyarakat hentikan meminjam uang ke rentenir, manfaatkan kredit Kukar Idaman melalui bankaltimtara dengan persyaratan mudah dan bunga nol persen,†ujar Bupati Kukar, Edi Damansyah.
Lanjut Edi, terdapat sejumlah sasaran prioritas KKI. Diantaranya yaitu petani, nelayan dan pembudidaya ikan. Selain itu, ada pula sasaran lainnya yakni meliputi masyarakat yang berkecimpung di bidang pengolahan, perdagangan maupun jasa.
“Kredit ini menjamin seluruh kelompok tani dan dapat diakses untuk permodalan dengan bunga nol persen, plafon hingga Rp50 juta, sesuai dengan analisis lapangan oleh Bankaltimtara,” ucapnya.
Dengan demikian, hadirnya KKI diharapkan mampu menjadi angin segar bagi masyarakat. Khususnya, untuk para pelaku usaha di Kabupaten Kutai Kartanegara. Bahkan secara tersirat, Pemkab Kukar nampak memberikan ruang seluas-luasnya untuk para pelaku usaha agar mampu bergerak mengembangan bisnisnya.
Syarat Pengajuan Kredit Kukar Idaman
Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara bersama Bankaltimtara menjadi terobosan baru dalam memberikan kemudahan akses bagi para pelaku usaha. Khususnya, bagi sasaran prioritas yang membidangi sektor pertanian,perikanan, pengolahan, perdagangan dan jasa.
Melalui peluncurannya, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menyampaikan bahwa program ini menjadi salah satu bagian dari Filosofi pembangunan Kukar Idaman yang dicanangkan untuk tahun 2021-2026.
“Program Kredit Kukar Idaman ini juga merupakan bagian dari Program Dedikasi Kukar Idaman, dari 23 Program yang telah dicanangkan dalam Filosofi pembangunan Kukar Idaman 2021-2026, yakni bagian dari Program Usaha Kecil Idaman,†jelasnya.
Dengan demikian, program baru KKI diharapkan dapat menjadi gerbang bagi program lainnya dalam hal kepengurusan modal usaha. Agar, masyarakat Kutai Kartanegara nantinya tak perlu lagi merasa kesulitan karena harus meminjam modal kepada rentenir dengan bunga yang cenderung tinggi.
Selain menyampaikan sambutan terkait KKI, Bupati Kukar Edi Damansyah juga turut menuturkan agar Pemerintah Kabupaten Kukar dapat menciptakan program peningkatan kompetensi. Dimana, hal ini berkaitan dengan fasilitas UMKM agar mereka mampu beradaptasi dengan sistem pemasaran digital.
“Saya meminta Dinas Koperasi dan UMKM, untuk dapat mengiringi keberadaan kredit UMKM dengan menyediakan wadah konsultasi dan penguatan kompetensi melalui â€Klinik UMKM†di setiap kecamatan ataupun zona-zona yang memiliki potensi UMKM yang paling potensial, sehingga kredit Kukar Idaman ini dapat dimanfaatkan dan dioptimalkan bagi peningkatan potensi usaha masyarakat yang lebih terarah dan berkesinambungan,†tutur Bupati Kukar Edi Damansyah.
Berdasarkan laman resmi KKI, terdapat sejumlah keunggulan yang ditawarkan oleh pihaknya. Selain menyediakan bunga sebesar nol persen, KKI juga menjanjikan proses yang cepat, mudah, dan berbiaya rendah dengan plafond maksimal  Rp25 juta dan jangka waktu maksimal 24 bulan.
Adapun, syarat yang harus dipenuhi untuk mengajukan pinjaman modal diantaranya:
- Memiliki identitas KTP Kabupaten Kutai Kartanegara.
- Memiliki Rekening Bankaltimtara.
- Memiliki Pengalaman Usaha.
- Usia Calon Debitur :
- Minimal berusia 21 (dua puluh satu) tahun atau sudah menikah dan maksimal berusia 60 (enam puluh) tahun pada saat pengajuan kredit.
- Maksimal usia debitur adalah 65 (enam puluh lima) tahun pada saat fasilitas kredit berakhir.
- Menyerahkan dokumen persyaratan sesuai ketentuan Bank serta mengisi formulir aplikasi permohonan kredit.

