25 C
Samarinda
Kalimantan TimurKutai KartanegaraPemda Kukar : Naiknya Tarif PDAM Harus Selaras Dengan Meningkatnya Kualitas Layanan

Pemda Kukar : Naiknya Tarif PDAM Harus Selaras Dengan Meningkatnya Kualitas Layanan

Kutai Kartanegara, JURNALKALTIM.com – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) meminta agar naiknya tarif PDAM Tirta Mahakam harus disesuaikan dengan meningkatnya kualitas pelayanan. Saran ini pun diungkapnya saat menghadiri acara pengukuhan Forum Pelanggan dan Sosialisasi penyesuaian tarif air minum Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mahakam.

Forum Pelanggan Bukan Hanya Membahas Soal Kenaikan Tarif PDAM

Tarif PDAM
Pemda Kukar Naiknya Tarif PDAM Harus Selaras Dengan Meningkatnya Kualitas Layanan

Agenda pengukuhan Forum Pelanggan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mahakam resmi dilaksanakan. Dimana, tujuan utamanya yakni untuk membahas penyesuaian tarif PDAM yang berkaitan dengan masalah internal perusahaan air minum daerah tersebut.

Acara pun berlangsung di Pendopo Odah Etam dengan dihadiri langsung oleh Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah. Selain itu, hadir pula jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kukar dan para akademisi.

Dengan dikukuhkan oleh Kepala Perumda Air Minum Tirta Mahakam Suparno, Forum Pelanggan yang diketuai oleh H Chairil Anwar akhirnya memasuki babak pertama, yaitu dengan momen penandatanganan yang disaksikan oleh Bupati Kukar Edi Damansyah.

Lebih lanjut, acara diisi pula oleh sambutan dari Bupati Kukar. Ia menanggapi masalah internal yang terjadi di Perumda Air Minum Tirta Mahakam. Oleh sebab itu, pihaknya meminta agar forum ini tidak hanya membahas terkait kenaikan tarif PDAM. Melainkan juga informasi lain seperti kualitas, kapasitas, maupun infrastruktur pelayanan.

“Kepada Dirut Perumda Air Minum Tirta Mahakam, saya minta forum ini tidak hanya diberi informasi berkaitan dengan tarif namun forum pelanggan ini harus mendapatkan informasi yang utuh, selain berkaitan dengan tarif sehingga nanti bisa memahami dan bisa menyampaikan kepada para pelanggan, sehingga forum pelanggan ini benar – benar berfungsi dengan baik,” ujar Bupati Kukar.

Perlunya Optimalisasi Layanan Air Bersih

Dalam sambutannya, Bupati Kukar Edi Damansyah nampak memberikan penegasan kepada Perumda Air Minum Tirta Mahakam. Dimana, ia meminta agar kebijakan penyesuaian tarif tidak hanya melihat sisi internal perusahaan, Melainkan juga bagaimana dampak yang akan diberikan kepada pelanggan terkait pelayanan air bersih.

Sebab menurut Edi, kenaikan tarif PDAM tentu harus didukung dengan perbaikan kualitas layanan. Sehingga, nantinya tidak menimbulkan protes maupun ketidakpuasan pelanggan. Untuk itu, pihaknya pun meminta agar forum kali ini mampu menjadi wadah diskusi terkait persoalan-persoalan yang masih terjadi di lapangan.

“Jadi harus banyak membenahi dalam pelayanan, misalnya saja air yang dihasilkan keruh, tidak jernih hingga banyak mendapatkan keluhan pelanggan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Edi Damansyah juga turut menyoroti masalah terkait sejumlah titik di Kutai Kartanegara yang belum mendapatkan layanan dari PDAM Tirta Mahakam. Dengan demikian, pihaknya meminta agar Perumda Tirta Mahakam dapat segera menampung detail terkait titik-titik tersebut. Sehingga, persoalan itu dapat diatasi secara bertahap.

“Kita harus optimis layanan air bersih di Kukar ini, akan bisa diatasi dengan kerja bersama yang kita lakukan”, ungkapnya.

Tidak bisa dipungkiri, kebutuhan infrastruktur mengenai layanan air bersih di Kukar memang sudah hampir terpenuhi. Apalagi, sejak dua tahun terakhir. Meskipun demikian, seiring dengan naiknya kuantitas penduduk maka kebutuhan akan air bersih juga turut mengalami peningkatan.

Dengan demikian, Edi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar akan terus berupaya untuk memenuhi sekaligus meningkatkan layanan air bersih. Salah satunya yakni dilakukan melalui kolaborasi bersama pihak swasta.

“Selama dua tahun terakhir, infrastrukturnya sudah relatif terpenuhi kecuali memang ada pada titik tertentu yang belum terjangkau harus dilakukan melalui Pamsimas dan Pamsimas pun belum optimal,” tutur Edi.

Sementara itu, Kepala Perumda Air Minum Tirta Mahakam Suparno menambahkan bahwa agenda Forum Pelanggan ini bukan hanya membahas terkait penyesuaian tarif PDAM. Melainkan juga bertujuan sebagai percepatan informasi agar pihaknya segera menindaklanjuti layanan yang ingin didapatkan oleh masyarakat.

“Saya berharap dengan adanya forum pelanggan ini akan mempercepat informasi. Mengingat saat ini layanan publik tidak bisa 100 persen, tetapi dengan adanya komunikasi dan informasi tentu akan mengakomodir apa yang diinginkan masyarakat,” tutupnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Read More