25 C
Samarinda
Kalimantan TimurKutai KartanegaraOptimalisasi Pelatihan Pemadam Api Demi Antisipasi Kebakaran

Optimalisasi Pelatihan Pemadam Api Demi Antisipasi Kebakaran

Kutai Kartanegara, JurnalKaltim.com – Untuk menghadapi potensi kebakaran, keahlian pemadam api merupakan hal yang sangat krusial. Setiap pihak diharapkan untuk selalu sigap dalam merespons kebakaran dan bertindak sebagai pemadam api dengan sistematis dan tentunya dengan eksekusi cara yang tepat.

Melatih Masyarakat Sebagai Pemadam Api Pertama

Pemadam Api
Optimalisasi Pelatihan Pemadam Api Demi Antisipasi Kebakaran

Baru – baru ini masyarakat Kelurahan Baru Kecamatan Tenggarong terpilih menjalani pelatihan sebagai pemadam api pertama. Bayu Ramanda sebagai Lurah Baru menekankan pentingnya urgensi dari pelatihan pemadam api pertama kepada para warga setempat.

Pelatihan serta penyuluhan pemadam kebakaran yang berlokasi di Balai Pertemuan Umum pada hari Selasa tanggal 10 Oktober lalu diyakini telah menambah ilmu dan pengetahuan pada masyarakat setempat terkait cara pemadam api sekaligus menangani pemadaman kebakaran yang tepat.

Bayu Ramanda juga menegaskan pelatihan ini dapat mempersiapkan dan mengantisipasi warga sebagai pemadam api pertama ketika andai saja terjadi kebakaran.

Hal ini dipandang semakin krusial karena pada saat sekarang, jumlah warga yang ada di Kelurahan Baru sangatlah padat dan diprediksi jumlahnya masih akan meningkat. Kepadatan lingkungan tersebut menjadikan Kelurahan Baru Kecamatan Tenggarong menjadi area rawan kebakaran.

“Kita memilih pelatihan pemadaman ini karena untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran. Jika dilihat dari jumlah penduduk yang cukup padat dan ini rawan sekali dengan terjadinya kebakaran,” ujar Bayu Ramanda.

Tak hanya mengantisipasi terjadinya kebakaran, pengadaan penyuluhan dan pelatihan dilakukan demi memberikan edukasi kepada masyarakat yang berada di Kelurahan Baru, Kecamatan Tenggarong terkait bagaimana cara melakukan tindakan awal operasional sebagai tindakan pemadam api pertama.

“Peserta dari masyarakat Kelurahan Baru itu 20 peserta yang mengikuti pelatihan dengan tujuan untuk mengedukasi masyarakat agar lebih memahami tata cara pemadaman,” ungkap Lurah Baru, Bayu Ramanda.

Pada kesempatan yang sama, Bayu Ramanda berharap supaya kedepannya masyarakat Kelurahan Baru mampu mengaplikasikan hasil penyuluhan dan pelatihan kali ini ini, jikalau sewaktu – waktu terjadinya kebakaran sebelum mendapat bantuan dari pemadam kebakaran.

“Harapan kami juga, semoga masyarakat bisa memiliki kompetensi yang kami berikan agar tidak salah dalam penanganan. Dan ini juga setelah ini, agar terus berlatih karena ilmu-ilmu tentang SAR penanganan korban ini tidak itu-itu saja, akan selalu upgrade dan berkembang,” pungkas Bayu Ramanda selaku Lurah Baru.

Alat Pemadam Api Untuk Individu & Rumah Tangga

Seringkali, kemampuan atau ilmu penguasaan APAR dapat membantu meringankan tingkat kebakaran yang terjadi. Meskipun sebenarnya penyebab timbulnya api bisa bermacam – macam, tapi penggunaan APAR dapat mencegah agar api tidak akan bisa merembet kemana – mana.

Berikut beberapa tipe APAR yang bisa digunakan secara perorangan ataupun rumah tangga:

  1. APAR (Alat Pemadam Api Ringan)
    APAR terhitung mudah untuk dibawa kemana – mana. Dibandingkan dengan pemadam api lainnya, APAR termasuk yang paling mudah untuk digunakan.
  2. Pemadam Api Portable
    Pemadam Api bersifat portable ini berukuran satu atau dua kilogram. Alat ini bisa digunakan untuk memadamkan api yang ukurannya masih terbilang kecil. Sisi positifnya, setelah kamu memakainya, alat pemadam api portable bisa diisi ulang.

APAR sendiri diperuntukkan untuk memadamkan atau sekedar mengendalikan kebakaran kecil saja. Dalam APAR terdapat serbuk kering kimia yang merupakan kombinasi dari Ammonium Sulphate dan juga Monoamonium atau lebih akrab disebut sebagai dry chemical powder fire extinguisher. Dalam pengaplikasiannya, serbuk kering kimia  ini akan menyelimuti materi yang terbakar dan memisahkannya dari oksigen.

Selain itu, ada juga jenis APAR yang terdiri dari bahan kimia yang memproduksi busa. Cara kerjanya pun sama dengan APAR biasanya meskipun APAR busa ini akan lebih efektif jika digunakan untuk bahan – bahan padat seperti kertas, kain, karet ataupun bahan lainnya yang bersifat non logam.

Sifat busa yang dimiliki membuat APAR bus aini cocok untuk digunakan pada perumahan, workshop, dapur restoran, garasi dimana penyebab kebakaran datang dari materi cair yang mudah terbakar seperti alkohol, solvent ataupun minyak.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Read More