
Samarinda, JURNALKALTIM.com – Pembangunan lapangan mini soccer yang merupakan fasilitas tambahan di kawasan Komplek Stadion Aji Imbut, dikabarkan sebentar lagi akan segera selesai. Informasi tersebut diungkapkan langsung oleh Aji Ali Husni selaku Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara. Bahkan dikabarkan bahwa perkembangan pembangunan lapangan mini soccer ini telah mencapai 50%.
Pembangunan Lapangan Mini Soccer Dengan Sistem Bertahap
Dalam suatu kesempatan saat ditemui pewarta pada hari Senin, 02 Oktober 2023, Aji Ali Husni yang merupakan Kepala Dispora Kabupaten Kutai Kartanegara membagikan informasi mengenai perkembangan pembangunan lapangan mini soccer yang terletak di kawasan Komplek Stadion Aji Imbut. Dimana beliau menyebutkan bahwa proses pembangunan lapangan mini soccer ini menggunakan sistem bertahap.
Disebutkan bahwa pada tahap pertama, pembangunan berfokus pada pembuatan lapangan mini soccer. Jika pembuatan lapangan sudah rampung dan dinilai layak sesuai ketentuan, pembangunan akan dilanjutkan ke tahap kedua. Di tahap kedua ini, pembangunan dikonsentrasikan pada pembuatan fasilitas pelengkap lapangan. Sementara untuk tahap ketiga yang menjadi tahap terakhir dari pembangunan lapangan sepak bola mini ini, pembangunan dipusatkan dengan membangun kantor.

“Tahap pertama pembangunan lapangan mini soccer, jika telah memasuki tahap ketiga maka sudah mendekati rampung,†ungkap Aji Ali.
Lebih jelas lagi, Kepala Dispora Kabupaten Kutai Kartanegara ini mengungkapkan bahwa pada tahap kedua, pembangunan dititikberatkan pada tahapan pembuatan ragam fasilitas pelengkap. Rencana penyediaan fasilitas pelengkap yang tata letaknya akan berdampingan dengan lapangan sepak bola mini tersebut diantaranya adalah tempat bersantai, ruang rapat pertemuan, dan food court.
Aji Ali Husni berharap bahwa lapangan sepak bola mini idenya ini nantinya akan menjadi tempat multifungsi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Dimana tidak hanya dijadikan sebagai tempat untuk berolahraga, tetapi juga dijadikan sebagai sarana berkumpul para pemuda maupun kalangan mana saja yang memiliki kepentingan dan kegiatan positif.
“Kita membangun ini betujuan tidak hanya untuk tempat olahraga, tetapi untuk para pembisnis muda, yang perlu pertemuan, yang butuh tempat kecil,†jelas Kepala Dispora tersebut.
Disamping itu, Kepala Dispora Kabupaten Kutai Kartanegara tersebut juga membeberkan besaran biaya yang dipergunakan untuk membangun satu buah lapangan sepak bola mini beserta dengan fasilitas-fasilitas yang melengkapinya yang terletak di kawasan gelanggang olahraga Aji Imbut tersebut. Menurut keterangan beliau, pembangunan lapangan dan fasilitas itu tidak sampai memakan anggaran sebanyak Rp 2 miliar. Dana sebesar Rp 1 miliar diakuinya sudah cukup untuk membangun lapangan beserta fasilitasnya.
Lapangan Mini Soccer, Aset Hasilkan Pendapatan Daerah
Berdasarkan ketentuan yang tercantum pada laman resmi Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Pendapatan Asli Daerah (PAD) atau yang sering disebut dengan pendapatan daerah merupakan pendapatan yang didapatkan oleh pemerintah daerah yang diperoleh berdasarkan peraturan daerah setempat dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Lapangan mini soccer yang terletak di kawasan kompleks gelanggang olahraga Aji Imbut yang berlokasi di Tlk. Dalam, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara tersebut dikelola di bawah Dispora Kabupaten Kutai Kartanegara. Dan ternyata, lapangan yang pernah menjadi tempat sarana olahraga untuk PON XVII tahun 2008 tersebut, pada bulan April sampai dengan September 2023 dapat memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara sebesar Rp 500 juta.
Gelanggang mini soccer yang telah diresmikan sejak bulan April 2023 lalu oleh Sunggono yang merupakan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kutai Kartanegara bersama dengan Kepala Dispora Kabupaten Kutai Kartanegara, Aji Ali Husni, sebelumnya merupakan lapangan pacuan kuda yang secara aktif digunakan. Namun lama kelamaan lapangan pacuan kuda ini tidak lagi digunakan sebagaimana fungsinya.
Karena tidak ingin lapangan tersebut mangkrak tidak berfungsi seperti sedia kala, kemudian pada tahun 2023 ini Dispora Kabupaten Kutai Kartanegara mengambil keputusan agar lapangan tersebut dialihfungsikan menjadi gelanggang mini soccer. Hal ini berdasarkan penilaian Aji Ali Husni yang melihat bahwa olahraga sepak bola mini maupun futsal pada saat ini sedang sangat digemari oleh kawula muda dan para pecinta bola.
Referensi :
Tribun Kaltim

