25.3 C
Samarinda
Kalimantan TimurKutai KartanegaraJadi Kawasan Ekowisata, Desa Perian Muara Muntai Buka Objek Wisata Air Terjun

Jadi Kawasan Ekowisata, Desa Perian Muara Muntai Buka Objek Wisata Air Terjun

Samarinda, JURNALKALTIM.com – Dalam rangka mengoptimalkan potensi alam yang dimiliki sehingga menjadi kawasan ekowisata, Desa Perian Muara Muntai akan membuka dan menawarkan wisata alam air terjun dalam waktu dekat. Dengan dibukanya daya tarik wisatawan dalam sektor pariwisata, pemerintah desa yakin potensi alam air terjun ini dapat menyumbangkan Pendapatan Asli Desa (PADes).

Jajaki Potensi Kawasan Ekowisata, Pemdes Benahi Fasilitas Air Terjun

Dalam suatu kesempatan untuk melakukan wawancara bersama beberapa awak media yang dilangsungkan pada hari Jumat lalu, tanggal 10 November 2023, Masrum yang merupakan Kepala Desa Perian membagikan beberapa informasi mengenai perkembangan rencana daerahnya untuk menjadi salah satu kawasan ekowisata. Dimana, Desa Perian yang merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, akan direncanakan untuk dilakukan pengoptimalan potensi alam yang dimiliki.

Pemanfaatan potensi alam yang dimiliki tersebut adalah dengan membuka objek wisata alam berupa air terjun yang menyajikan penampakan keindahan alam yang sangat memukau dari rintikan air terjun dan suasana pemandangan alam yang asri dan segar. Dimana nantinya sajian wisata alam air terjun ini akan menjadi salah satu sumber penghasilan yang mampu meningkatkan PADes dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Kepala Desa Masrum mengatakan bahwa untuk saat ini pihak pemerintah desa di bawah pimpinannya sedang berkonsentrasi dan fokus terhadap berbagai upaya yang dilakukan untuk membenahi berbagai fasilitas pendukung yang nantinya akan disediakan di area lokasi air terjun yang sebentar lagi akan menjadi salah satu destinasi wisata di Kecamatan Muara Muntai. Sementara itu pengelolaan objek wisata alam air terjun ini masih dalam proses perencanaan.

“Sejauh ini,pengelolaan wisata masih dalam tahap perencanaan,” jelas Masrum.

Akan tetapi, walaupun pengelolaan wisata alam air terjun yang akan menjadi kawasan ekowisata ini masih di dalam tahapan perencanaan, Masrum tetap yakin dan percaya bahwa dengan mengoptimalkan potensi alam Desa Perian melalui pembukaan wisata alam air terjun yang dijadikan sebagai destinasi wisata, maka langkah ini akan menjadi salah satu daya tarik utama bagi para pengunjung wisata.

Pihak pemerintah desa berharap bahwa dengan mengoptimalkan potensi alam yang dimiliki Desa Perian sehingga menjadi kawasan ekowisata, upaya ini nantinya tidak hanya akan mendatangkan banyak pengunjung wisata, namun juga akan memicu pertumbuhan perekonomian masyarakat. Terutama dalam sektor ekonomi kreatif sampai dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang akan bermunculan di sekitar area lokasi air terjun nantinya.

Pengelolaan Kawasan Ekowisata Air Terjun

Dalam perbincangan bersama pewarta, lebih lanjut Kepala Desa (Kepdes) Masrum mengatakan bahwa saat ini Pemerintah Desa Perian juga mengambil rencana untuk dapat menjalin kerja sama dalam mengelola kawasan ekowisata air terjun tersebut. Kerja sama itu direncanakan akan dilakukan bersama dengan PT Internasional Timber Corporation Indonesia Kartika Utama (PT ITCI KU).

Keputusan untuk melakukan kerja sama bersama PT ITCI KU tersebut direncanakan akan diambil, disebabkan karena mengingat lokasi keberadaan dari objek wisata air terjun tersebut nyatanya masih berada di dalam kawasan wilayah perusahaan PT ITCI KU yang merupakan perusahaan yang berkonsentrasi dan beroperasi pada industri pengolahan kayu.

Masrum menambahkan bahwa untuk saat ini, pihak Pemerintah Desa Perian sedang berusaha melakukan penyusunan rancangan program kerja sama yang nantinya akan  ditawarkan dan diajukan kepada PT ITCI KU. Pihak Pemerintah Desa Perian mengharapkan bahwa nantinya rencana kerja sama ini akan dapat segera terwujud dan terlaksana. Sehingga gagasan Desa Perian menjadi kawasan ekowisata ini akan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Perian dan sekitarnya.

“Semoga keputusan ini, dapat memberikan manfaat yang positif bagi Desa Perian, sekaligus menjaga keasrian alam yang ada,” pungkas Masrum.

Sebagai Kepala Desa Perian, Masrum berharap bahwasanya nantinya langkah pengoptimalan potensi alam ini dapat menjadi pemasukan tambahan bagi perekonomian Desa Perian melalui kawasan ekowisata yang ingin dijajaki. Namun tentunya dengan tetap memelihara keindahan alam dengan melibatkan partisipasi masyarakat dalam segala upaya yang dilakukan untuk melestarikan dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar objek wisata air terjun.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Read More