25 C
Samarinda
Kalimantan TimurKutai KartanegaraDorong Pembangunan Pertanian di Kukar, Edi Damansyah Sebut Strategi Unggulan di 5...

Dorong Pembangunan Pertanian di Kukar, Edi Damansyah Sebut Strategi Unggulan di 5 Kawasan

Kutai Kartanegara, JURNALKALTIM.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar rapat koordinasi (rakor) terkait peningkatan produktivitas pertanian di Kukar. Turut dihadiri oleh Pj Gubernur Kalimantan Timur, gelaran acara ini berlangsung pada Senin malam (23/10/2023) di Hotel Platinum Balikpapan.

Menyoroti kondisi pertanian di Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah selaku Bupati Kukar mengatakan perlunya pembenahan infrastruktur pertanian yang berkelanjutan. Disebutkannya, implementasi dalam upaya tersebut bahkan telah dituangkan oleh Pemerintah Kabupaten Kukar dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2021-2026.

Edi Damansyah menyampaikan bahwa sesuai dengan tema pada pertemuan kali ini yang berupa “Rapat Koordinasi Pembangunan Pertanian”, maka dikatakannya bahwa sektor pertanian akan menjadi fokus utama Pemkab Kukar selama lima tahun ke depan. Alasan utamanya pun adalah, guna menciptakan ketahanan pangan dan produktivitas pertanian di Kukar.

Tercatat, pertemuan yang dilaksanakan di Hotel Platinum Balikpapan bukan hanya dihadiri oleh pemerintah daerah setempat. Melainkan juga menghadirkan seorang akademisi dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Lengkapnya yaitu, Sekretaris Daerah (Sekda) Sunggono, beberapa perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur (Kaltim) Yusniar Juliana, dan Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kaltim Wisdianto.

Dipilihnya Pendekatan Pertanian Berbasis Kawasan

Pertanian di Kukar
Dorong Pembangunan Pertanian di Kukar, Edi Damansyah Sebut Strategi Unggulan di 5 Kawasan
Sumber : Pexels

Secara gamblang, Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah mengungkapkan bahwa peningkatan produktivitas pertanian melalui pembenahan infrastruktur dapat dilakukan dengan berbagai macam strategi. Salah satunya yakni dengan melakukan pembangunan pertanian yang terintegrasi dan berbasis kawasan.

Menariknya, Edi Damansyah bahkan telah memasukkan kebijakan tersebut sebagai program unggulan dalam RPMJD selama lima tahun kedepan. Bukan tanpa alasan, pendekatan berbasis kawasan dipilih lantaran lima kawasan yang telah ditetapkan memiliki keunggulan tersendiri dalam sektor pertanian.

Dijelaskan olehnya, bahwa masing-masing daerah tersebut tengah mengembangkan berbagai infrastruktur pertanian seperti padi sawah, hortikultura, peternakan, dan perikanan yang dilakukan secara terintegrasi. Begitu pula, dengan sumber daya petani yang sudah tersedia di wilayah tersebut.

Dengan demikian, Bupati Kukar menegaskan bahwa upaya pendekatan berbasis kawasan yang hendak dilakukannya akan menciptakan sinergi yang kuat antar stakeholder guna mempercepat produktivitas pertanian di Kukar.

“Jadi fokusnya memang, cita-citanya nanti ingin mendorong bagaimana optimalisasi peningkatan produktivitas, dengan melengkapi infrastruktur tani seperti jalan usaha tani, irigasi embung, alsintan dan pengembangan sumber daya manusianya,” ungkap Edi Damansyah.

Percepat Pertumbuhan Pertanian di Kukar

Memiliki keterkaitan erat dengan program pendekatan pertanian berbasis kawasan, Bupati Kukar Edi Damansyah menegaskan bahwa upaya ini akan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat, pun dengan produktivitas pertanian di Kukar. Dimana, hal ini targetkan melalui perencanaan panen yang mampu dilakukan selama tiga kali dalam setahun dari yang sebelumnya hanya mampu panen selama dua kali dalam setahun.

Guna mewujudkan rencana pembangunan tersebut, Edi menyampaikan bahwa pihaknya membutuhkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Ia berharap agar hubungan yang terjalin antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi dapat berlangsung secara maksimal sehingga mampu mempercepat pembangunan pertanian di Kukar.

“Misalnya support kebutuhan alsintan sekian, kami sudah menyediakan sekian kekurangan disupport pemerintah provinsi, seperti itulah kurang lebih gambarannya,” jelasnya lebih lanjut.

Sementara menanggapi kebijakan tersebut, PJ. Gubernur Akmal Malik  yang juga hadir dalam rapat koordinasi ini mengatakan bahwa pihaknya memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Kukar. Ia menuturkan bahwa Kukar memiliki semangat pembangunan yang patut diberi dukungan.

“Saya sangat apresiasi Pak Bupati, saya melihat ada semangat dan spirit disini di Kukar ini,” ujar PJ. Gubernur, Akmal Malik.

Meskipun demikian, pihaknya menginginkan agar seluruh mitra IKN dapat memperjelas terobosan beserta langkah apa yang dilakukan untuk meningkatkan pembangunan pertanian di Kutai Kartanegara, utamanya terkait target pencapaian ketahanan pangan di kabupaten tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Read More