25 C
Samarinda
Kalimantan TimurKutai KartanegaraDesa Liang Ulu dan Desa Prangat Baru Wakili Kukar di Workshop Replikasi...

Desa Liang Ulu dan Desa Prangat Baru Wakili Kukar di Workshop Replikasi Program Pembangunan Desa

Kutai Kartanegara, JurnalKaltim.com, Kegiatan workshop Replika Penguatan Program Pemerintah dan Pembangunan Desa (P3PD) telah di gelar baru – baru ini. Desa Liang Ulu Kecamatan Kota Bangun dan Desa Prangat Baru Kecamatan Marang Kayu menjadi perwakilan Kabupaten Kutai Kartanegara untuk menghadiri acara tersebut yang bertempat di Redtop Hotel dan Convention Center Jakarta pada Senin 6 November 2023.

Harapan Mulyadi Bisa Lebih Mengembangkan Desanya Usai Ikuti Workshop

Sabtu (11/11/2023) Kepala Desa Liang Ulu Kecamatan Kota Bnagun Mulyadi menyampaikan, Desa Liang Ulu diikutkan dalam program eksklusif yaitu program Sekolah Lapangan yang saat ini sudah terbentuk dan akan berjalan tahun ini.

Melalui workshop yang diikutinya kali ini, Mulyadi berharap akan menambah wawasannya dalam mengembangkan Desa Liang Ulu baik dari segi kesejahteraan keluarga, pengembangan SDM khususnya bagi remaja, pembangunan UMKM dalam membantu masyarakat untuk meningkatkan perekonomian desa maupun keluarga dan infrastruktur.

Selain program ini, Pemkab Kukar dalam program Kredit Kukar Idaman juga sangat membantu masyarakay dalam pengembangana UMKM dan juga BUMDes Liang Ulu juga mengelola peminjaman dana bagi masyarakat.

Ia menambahkan, saat ini salah satu kegiatan UMKM yang sedang marak di Desa Liang Ulu adalah pengolahan daun kratom atau daun kedamba yang diolah menjadi serbuk teh.

pembangunan desa
Desa Liang Ulu dan Desa Prangat Baru Wakili Kukar di Workshop Replikasi Program Pembangunan Desa

“Saya berharap pengelolaan ini bisa menjadi salah satu ikon Desa Liang Ulu dan produknya bias masuk dalam pasar – pasar modern dan ini bisa menjadi salah satu pendapat asli desa” jelasnya.

Sementara itu, Atih Hayati Kabid Pendayagunaan Sapras,SDA dan TTG BPMP Kukar menyampaikan pendirian sekolah lapangan sangatlah penting dalam pengembangan dan pembangunan desa, karena semua akan dipelajari di sekolah tersebut.

“Salah satu materi yang diajarkan adalah mengenali dan memutuskan mata rantai kekerasan dalam rumah tang, kekerasan masa pacaran dan mencegah pernikahan anak, konseling keluarga, pelatihan pemasaran digital melalui media sosial untuk pelaku usaha kaum rentan dan marginal, serta meningkatkan partisipasi kaum rentan dan marjinal dalam musyawarah desa maupun musrenbangdes” jelasnya.

Selain itu, sekolah lapangan juga dilakukan pengelolaan ketahanan pangan bagi keluarga agar gizi keluarga bias terjaga. Tak hanya itu saja, dalam sekolah lapangan juga akan diajarkan banyak keterampilan bagi ibu rumah tangga agar bisa menambah pendapatan mereka.

Contoh Program Pembangunan Desa

Diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tahun 2014, tentang pedoman pembangunan desa, disebutkan bahwa perencanaan pembangunan desa merupakan proses tahapan kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah desa dan unsur masyarakat secara partisipasi guna pemanfaatan dan pengalokasian sumber daya desa dalam rangka mencapai tujuan pembangunan desa.

Dalam rangka perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan desa, pemerintah desa didampingi oleh pemerintah kabupaten atau kota secara teknis dilaksanakan oleh satuan kerja perangkat daerah kabupaten atau kota.

Pembangunan desa mencakup bidang penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan desa dan pemberdayaan masyarakat desa.

Berikut adalah contoh program pembangunan desa yang bisa diterapkan :

  1.   Desa Wisata

Desa yang jauh dari kota biasanya masih memiliki udara yang sejuk dan pemandangan yang indah. Potensi alam tersebut bisa dimanfaatkan menjadi tempat wisata yang cukup bagus. Terbelih orang kota yang jarang sekali merasakan suasana nyaman khas pedesaan.

Pemerintah desa bisa membuat desa wisata dan menyediakan banyak hal menarik khas pedesaan yang dapat menarik pengunjung.

3. Komunitas Blogger

Pemuda – pemudi desa bisa diberikan pelatihan untuk membuat blog. Karena  diluaran sana banyak blogger sukses , bahkan ada juga yang ikut menegembangkan daerahnya dari hasil dia ngeblog.

Pemerintah desa bisa membuat pelatihan tentang blogging terlebih dahulu, dari pelatihan ini bisa dibentuk sebuah komunitas blogger. Tujuannya adalah untuk memonitor kemajuan anggota.

  1.   Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu

Pemerintah desa bisa membangun bank sampah, dengan mengolah sampah untuk dijadikan kerajinan atau barang yang bisa dijual.Atau sampah diolah untuk dijadikan pupuk alami dan produk bernilai jual tinggi.Selain itu, dengan adanya bank sampah ini akan meningkatkan pendapatan masyarakat desa serta mengatasi masalah lingkungan. ‘

(Adv/DiskomKukar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Read More