25 C
Samarinda
Kalimantan TimurKutai KartanegaraTerobosan Baru Desa Loa Duri Ulu Dukung Pembangunan IKN di Sektor Pertanian

Terobosan Baru Desa Loa Duri Ulu Dukung Pembangunan IKN di Sektor Pertanian

SAMARINDA, JURNALKALTIM.com – Terobosan Baru Desa Loa Duri Ulu diberikan sebagai upaya menyongsong pertumbuhan Ibu Kota Nusantara (IKN). Salah satunya yaitu dengan memperkuat sektor pertanian melalui peningkatan sumber daya petani sekaligus melakukan pengembangan di lintas sektor.

Gelar Pelatihan bagi Kelompok Tani

Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) nampaknya menggambarkan tekad yang kuat dalam mendukung pembentukan Ibu Kota Nusantara (IKN). Diketahui, pihaknya telah memberikan terobosan-terobosan baru di berbagai sektor, khususnya dalam bidang pertanian.

Sebagai calon ibu kota baru, Provinsi Kalimantan Timur tengah dihadapkan dengan berbagai persoalan yang menyangkut ketahanan pangan. Dimana, pihak pemerintah provinsi saat ini terus berupaya untuk melakukan pembinaan dan pemenuhan peralatan pertanian guna mempercepat pertumbuhan di sektor pertanian.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara. Melalui terobosan baru dari Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kukar pihaknya bertekad untuk turut mewujudkan percepatan pemenuhan kebutuhan pangan di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Sekretaris Desa Loa Duri Ulu, Dewa Tri Arinda menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah membekali Kelompok Tani melalui pemenuhan alat pertanian. Selain itu, ada pula program pembinaan untuk para petani dengan mengadakan berbagai pelatihan.

“Kami menyiapkan sejak dini, dengan cara membekali kelompok-kelompok tani dengan alat pertanian, dan mengadakan pelatihan,” ucap Sekdes Loa Duri Ulu, Dewa Tri Arinda kepada pewarta pada, Rabu (25/10/2023).

Lebih lanjut, Dewa menjelaskan mengenai terobosan baru Desa Loa Duri Ulu yang juga tengah dilangsungkan olehnya. Menurutnya, selain melakukan pemberdayaan masyarakat, persiapan dini juga wajib dilakukan oleh pemerintah desa (Pemdes). Salah satunya yakni dengan mengoptimalkan lahan pertanian seluas 12 hektare (Ha) untuk memenuhi kebutuhan pangan di IKN.

“Di Desa Loa Duri Ulu ini, kita sudah ada 21 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang sudah terdaftar di aplikasi penyuluh pertanian, dan kami support untuk memaksimalkan lahan pertaniannya,” tambahnya.

Terobosan Baru Desa Loa Duri Ulu : Warga Dihimbau untuk Tidak Menjual Tanahnya

Menindaklanjuti terobosan baru Desa Loa Duri Ulu, Pemerintah Desa (Pemdes) melalui Sekretaris Desa (Sekdes) Loa Duri Ulu, Dewa Tri Arinda menyampaikan pentingnya memaksimalkan lahan pertanian yang tersedia. Apalagi, di desa tersebut terdapat sekitar 12 hektare (Ha) lahan yang siap untuk digarap para petani.

Dewa menyebut, bahwa pihaknya telah mencanangkan program pembinaan berupa pelatihan kepada 21 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mempersiapkan sumber daya petani sedini mungkin agar dapat mempercepat terwujudnya ketahanan pangan daerah, khususnya di Provinsi Kalimantan Timur.

Terobosan Baru Desa Loa Duri Ulu
Sekretaris Desa (Sekdes) Loa Duri Ulu, Dewa Tri Arinda

Himbauan lebih lanjut bahkan disampaikan oleh Sekdes Loa Duri Ulu ini, dimana pihaknya menegaskan masyarakat untuk tidak menjual tanahnya. Akan tetapi, mengoptimalkan lahan yang tersedia dengan pengelolaan yang lebih baik. Tujuannya pun adalah untuk menjaga ketersediaan lahan pertanian di daerah tersebut.

“Kami dari Pemerintah Desa, menghimbau agar masyarakat tidak menjual tanahnya, tapi bisa dengan cara mengelola lahan mereka,” himbaunya.

Irigasi Pertanian Jadi Fokus Desa Loa Duri Ulu

Terobosan baru Desa Loa Duri Ulu rupanya mengandung langkah konkret pula dengan terfokus pada pembangunan infrastruktur irigasi untuk lahan pertanian dan lingkungan. Sebagaimana disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekdes) Loa Duri Ulu Dewa Tri Arinda, perbaikan sistem pengairan dilakukan guna mengatasi persoalan banjir yang hingga kini masih sering terjadi.

“Fokus kami saat ini ialah, pembangunan infrastruktur irigasi pertanian dan lingkungan. Banyak tempat yang menjadi titik lokasi banjir, dan belum teratasi,” ucapnya kepada awak media pada, Kamis (26/10/2023) sore.

Selain itu, terobosan baru Desa Loa Duri Ulu juga rencananya akan dilakukan dengan cara perluasan kawasan irigasi di beberapa titik pemukiman maupun persawahan. Adapun, salah satu wilayah yang sudah melaksanakan program tersebut yaitu Dusun Batu Hitam, Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kukar.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Read More