
Kalimantan Timur, Jurnalkaltim.com – Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Timur, bekerjasama dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Kutai Kartanegara, menggelar Sertifikasi Kompetensi Kejuruan Digital Marketing 2023. Inisiatif ini merupakan langkah adaptasi terhadap kemajuan teknologi di bidang pemasaran digital.
Gelar Sertifikasi Kompetensi Langkah Proaktif Menjawab Tantangan Pengangguran
Rozani Erawadi, Kepala Disnakertrans Kaltim, melalui Kepala Bidang Pengembangan Tenaga Kerja, Muhammad Abduh, dalam sambutannya, menyatakan bahwa perubahan signifikan akibat kemajuan teknologi telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk ekonomi, sosial, politik, dan budaya. Dalam konteks ini, penyiapan tenaga kerja yang ingin berkarir sebagai profesional menjadi suatu keharusan.

“Langkah ini merupakan salah satu cara untuk terus meningkatkan kemampuan dan profesionalisme,” ungkap Abduh.
Abduh menjelaskan bahwa inisiatif ini juga merupakan respons terhadap tingginya jumlah pengangguran di daerah tersebut, yang mencapai angka 123.058 orang. Peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sertifikasi sejalan dengan visi Gubernur Kalimantan Timur, termasuk dalam membangun SDM yang berakhlak mulia.
Sertifikasi kompetensi juga merupakan upaya untuk menciptakan SDM yang berdaya saing, terutama bagi perempuan, pemuda, dan disabilitas. Langkah ini penting untuk mencapai kesetaraan dalam penyerapan tenaga kerja, khususnya dalam menghadapi bonus demografi.
“Ini merupakan langkah konkret untuk mencapai kesetaraan penyerapan tenaga kerja dalam menghadapi bonus demografi,” tambahnya.
Sertifikasi kompetensi ini memberikan pengakuan kepada SDM yang berhasil lulus ujian sertifikasi, membekali mereka untuk siap menghadapi pasar kerja yang semakin berkembang. Dengan demikian, langkah ini diharapkan dapat membantu memitigasi tantangan pengangguran dan menciptakan peluang lebih banyak bagi tenaga kerja yang siap bersaing di era digital.
Pujian Anggota DPRD Kaltim Untuk Sertifikasi Kompetensi Digital Marketing
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Salehuddin, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan Sertifikasi Kompetensi Kejuruan Digital Marketing yang diselenggarakan oleh Disnakertrans Kaltim bekerja sama dengan Disnakertrans Kukar. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah positif untuk membuka wawasan terkait digitalisasi pemasaran dalam era modern saat ini.
Salehuddin menyampaikan pandangannya usai menghadiri acara Sertifikasi Kompetensi Kejuruan Digital Marketing di Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong. Ia menekankan pentingnya pemahaman tentang digitalisasi pemasaran, terutama di tengah kemajuan teknologi yang canggih.
Anggota DPRD tersebut mengungkapkan bahwa selama ini, mayoritas dari kita berperan sebagai konsumen. Oleh karena itu, kegiatan ini difasilitasi dengan tujuan agar peserta dapat memahami konsep digitalisasi pemasaran dan bagaimana mengimplementasikannya dalam era modern yang canggih.
Menurut Salehuddin, kegiatan ini memiliki tujuan utama untuk meningkatkan kompetensi pencari kerja dalam bidang kejuruan digital marketing. Keberlangsungan program ini juga sejalan dengan inisiatif “Kukar Siap Kerja.”
Ia berharap pelatihan yang diikuti sekitar 220 orang ini bisa memberikan pengetahuan, sekaligus juga bisa diaplikasikan dalam bentuk pemasaran digitalisasi.
Salehuddin juga menjelaskan bahwa kegiatan ini sejatinya merupakan respons terhadap harapan besar dari anak-anak muda Kutai Kartanegara. Mereka, termasuk yang terlibat dalam organisasi kepemudaan seperti KNPI, Karang Taruna, Pokdarwis, dan lainnya, berharap dapat meningkatkan keterampilan mereka terkait pemasaran digital.
Karena sejauh ini salah satu kekurangan yang dihadapi mereka terletak pada proses pemasaran, terutama mengingat sekarang segalanya sudah beralih ke ranah digital. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi salah satu aspirasi yang diutarakan dan sedang kita upayakan untuk diwujudkan melalui berbagai inisiatif yang terangkum dalam kegiatan ini.
Dengan adanya kegiatan Sertifikasi Kompetensi Kejuruan Digital Marketing, diharapkan dapat memberikan gambaran yang maksimal tentang potensi pemasaran digital, bukan hanya dalam konteks UMKM, tetapi juga dalam ranah personal maupun kelompok.
(NWL/ADV/DISNAKERTRANSKALTIM)

